Pemprov DKI Jakarta kebelet beli lahan bekas Kedubes Inggris
Merdeka.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana membeli lahan bekas Kedutaan Besar Inggris yang terletak di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).
Menurut Ahok, pihaknya telah mengajukan surat pembelian lahan setelah Pemprov DKI melakukan penaksiran (appraisal) harga pasar.
"Lagi kita ajuin," kata dia di Balai Kota Jakarta, Rabu (7/5).
Lebih lanjut, Politisi Gerindra itu mengaku memiliki ide baru terkait rencana pembelian lahan bekas Kedubes Inggris tersebut.
"Mungkin PT MRT mau ambil nanti sekalian. Bisa buat taman bisa buat kantor," terang Ahok.
Ahok menambahkan, kantor Kedutaan Inggris yang tadinya terletak di sekitar Bundaran HI pindah di Jalan Patra Kuningan Raya Blok L 5-6, Jakarta Selatan.
Kemudian, sejak 25 Juni 2013 lalu, lokasi Bundaran HI merupakan kawasan persimpangan MRT dengan moda transportasi lain.
"Kan itu pusatnya nanti, persimpangan ketemu di situ. Boleh juga itu. Kalau MRT yang beli lebih gampang. Kalau dia mau tender kan. Sudah dibicarakan dengan PT MRT, dia udah tanya-tanya. Pak Dono Boestami (Dirut MRT) yang ngurus," jelas Ahok.
Diakui Ahok, ada rencana lain bila lahan bekas Kedubes Inggris dijadikan taman. Sehingga ruang terbuka hijau (RTH) di Ibu Kota Jakarta makin bertambah jumlahnya.
"Bisa buat taman juga," ujarnya. (mdk/mtf)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya