Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Sukabumi bentuk tim terpadu perangi penyebaran LGBT

Pemkot Sukabumi bentuk tim terpadu perangi penyebaran LGBT Ilustrasi LGBT. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Kota Sukabumi, Jawa Barat, membentuk tim terpadu yang melibatkan seluruh komponen masyarakat untuk mencegah penyebaran fenomena lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT). Tim terpadu tersebut akan melibatkan beberapa instansi terkait di lingkungan Pemkot Sukabumi.

Tim nantinya akan bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama, Komisi Penanggulangan AIDS, KPAI Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Majelis Ulama Indonesia, para pemuka agama, dan lembaga swadaya masyarakat yang konsen dalam penanganan LGBT.

"Masalah LGBT tidak bisa ditangani oleh salah satu lembaga saja, akan tetapi memerlukan tim secara terpadu," kata Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi seperti dikutip dari Antara, Jumat (26/2).

Dia yang juga menjabat sebagai Ketua KPA Kota Sukabumi mengatakan pihaknya tidak tinggal diam dalam menangani fenomena LGBT ini. Langkah yang ditempuh di antaranya melaksanakan pemetaan dan mendata jumlah anggota LGBT secara valid serta melaksanakan program konseling dan terapi, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi.

"Tujuan dari program ini untuk menyadarkan komunitas LGBT agar gaya hidup dan perilakunya dapat kembali normal yakni sesuai dengan ajaran agama dan fitrah sebagai umat manusia," tambahnya.

Fahmi mengatakan untuk memberikan kesadaran kepada komunitas LGBT tidaklah mudah dan mungkin saja ada penolakan. Karena itu pihaknya mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap ancaman bahaya penyakit sosial LGBT ini.

Gaya hidup dan perilaku LGBT bertentangan dengan ajaran semua agama serta norma, adat istiadat, dan budaya. "Gaya hidup dan perilaku LGBT ini merupakan salah satu penyimpangan yang harus dicegah oleh semua pihak baik oleh pemerintah maupun warga. Tetapi orangnya harus diselamatkan agar bisa kembali hidup normal," katanya.

Dia juga mengimbau keluarga khususnya orang tua agar memberikan pendidikan dan pembinaan tentang bahaya komunitas ini sehingga tidak ada anggota keluarga yang terjerumus ke LGBT. Selain itu, keluarga sebagai pilar utama dalam melakukan pembinaan terhadap seluruh anggota keluarga adalah salah satu upaya tercepat dan termudah dalam antisipasi penyebaran LGBT. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP