Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Solo Jamin Dana Pilkada Tak Dipangkas untuk Covid-19

Pemkot Solo Jamin Dana Pilkada Tak Dipangkas untuk Covid-19 Ilustrasi Pilkada. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah pusat menunda pelaksanaan Pilkada serentak 2020 akibat wabah virus corona atau Covid-19. Tak sedikit pemerintah daerah yang khawatir anggaran pesta demokrasi tersebut akan ikut terpangkas untuk penanganan Covid-19, seperti halnya anggaran pos lainnya.

Di Solo, pemkot setempat juga memangkas habis berbagai anggaran untuk program kerja di tahun anggaran 2020. Namun untuk anggaran Pilkada 2020 hingga saat ini belum tersentuh.

"Untuk Pilkada anggarannya sebesar Rp 21 miliar tidak kami pangkas. Kami dapat surat dari pusat agar tidak memangkas dana Pilkada," ujar Sekretaris Daerah Kota Solo, Ahyani, Jumat (24/4).

Menurut Ahyani, selain anggaran pilkada, yang tidak dipangkas adalah dana bantuan politik (Banpol). Hal tersebut sesuai dengan edaran dari pusat.

"Setelah ada informasi Pilkada diundur Desember mendatang, ada edaran susulan. Intinya tidak memperbolehkan menggunakan dana Pilkada dan dana Banpol," jelasnya.

Ahyani menyampaikan, untuk penanganan dampak Covid-19, Pemkot Solo telah memangkas berbagai anggaran. Setelah pada awalnya dianggarkan Rp49 miliar, namun dana tersebut diperkirakan hanya cukup digunakan hingga akhir Mei.

Saat ini mereka sedang mengotak-atik anggaran. Mereka perkirakan setiap bulan untuk menangani Covid-19 ini perlu dana Rp10-12 miliar.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menambahkan, sebagian besar pemangkasan anggaran dilakukan pada program kerja yang sifatnya tidak krusial. Di antaranya perjalanan dinas, dan kegiatan yang bersifat bimbingan teknis (bintek).

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP