Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkot Samarinda gandeng TNI buat berangus juru parkir liar

Pemkot Samarinda gandeng TNI buat berangus juru parkir liar Penertiban parkir liar di kota Samarinda. ©2016 Merdeka.com/nur aditya

Merdeka.com - Keberadaan juru parkir liar di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menjadi sorotan warga lantaran ulahnya dianggap meresahkan. Pemerintah kota bereaksi dengan memberangus mereka melibatkan Polresta Samarinda, dan TNI AD dari Komando Resor Militer (Korem) 091 Aji Suryanatakesuma.

Operasi razia juru parkir liar digelar Selasa (23/2), oleh Dinas Perhubungan kota Samarinda, Korem 091 Aji Suryanatakesuma, Detasemen Polisi Militer (Denpom) VI-I Samarinda serta Kodim 0901 Samarinda, dan Satpol PP Kota Samarinda.

"Oh iya, jelas akan saya tertibkan. Penertiban dilakukan bersama Korem dan Polres," kata Kepala Satpol PP Kota Samarinda, Makmun Andi Nuhung, kepada merdeka.com, Rabu (24/2).

Meski mengakui praktik juru parkir liar sudah sangat meresahkan masyarakat, Makmun enggan merinci kawasan mana saja menjadi kantong parkir juru parkir liar.

"Itu domainnya Dishub. Kami masuk tim penertiban. Sekarang, tim saya terus bergerak menyisir PKL berdasarkan Perda nomor 19 tahun 2001 dan jukir liar," ujar Makmun.

Lantaran banyak dikeluhkan warga, Makmun menyatakan pemkot serius menindak juru parkir liar meresahkan. Bahkan, bagi mereka yang tertangkap disidang di tempat.

"Saya sudah bilang ke Pak Abdullah (kepala Dishub Samarinda), ada jukir liar, tangkap, sidangkan di tempat," ucap Makmun.

Dari penelusuran merdeka.com, padai siang hari kawasan Tepian Mahakam, tepatnya di Jalan Gadjah Mada depan kantor Gubernur Kalimantan Timur, sepi dari aktivitas juru parkir liar. Hanya satu pedagang kaki lima terlihat menggelar dagangannya, meski kemarin sudah dirazia Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang.

PKL juga terlihat cuek, meski papan larangan berjualan terpampang jelas di pinggir kawasan Tepian Mahakam. Lokasi ini memang menjadi tempat bersantai warga kota di sore hingga malam hari.

"Ya biasa mas, kalau siang memang sepi. Repotnya itu kalau sore sampai malam, PKL menjamur, jukir liar semakin menjamur juga. Bersantai jadi enggak nyaman," kata Ferdiansyah, seorang karyawan swasta di kawasan Tepian Mahakam.

Kawasan Tepian Mahakam memang menjadi salah satu lokasi maraknya juru parkir liar, meski merupakan kawasan hijau. Di antaranya terlihat di kawasan taman Teluk Lerong Garden. Tidak hanya itu, pengamen pun berkeliaran. Malah pada siang hari lokasi itu menjadi tempat gelandangan beristirahat.

"Persoalan jukir ini kompleks. Cuma yang dikhawatirkan adalah kalau anak perempuan, ibu-ibu, tidak memberi uang parkir, memang diancam-ancam sama jukir liar. Harus ditangkap, tidak ada kompromi. Bagusnya memang pakai TNI," timpal Anto, warga lainnya yang juga lagi bersantai di kawasan Tepian Mahakam.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP