Pemkot Samarinda Batalkan Rencana Belajar Tatap Muka TK-SMP 11 Januari
Merdeka.com - Rencana pembelajaran tatap muka di Samarinda, untuk tingkat TK-SMP yang sedianya mulai 11 Januari 2021 ditunda. Kesehatan murid dan siswa, jadi alasan utama penundaan itu.
Keputusan untuk menunda belajar tatap muka, disampaikan langsung Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, saat memimpin rapat koordinasi terkait pembelajaran tatap muka hari ini.
"Kesimpulannya, menunda pembelajaran tatap muka," kata Jaang, Senin (4/11).
Dia menerangkan, keselamatan dan juga kesehatan peserta didik di berbagai tingkatan TK-SMP yang jadi wewenang dan tanggung jawab Pemkot, merupakan alasan paling utama. Apalagi, 2 kecamatan di Samarinda, masih berstatus zona merah.
Masih disampaikan Jaang, sampai dengan hari ini, ada 334 kematian dari pasien kasus Covid-19. Baik itu yang berstatus probable, maupun terkonfirmasi positif Covid-19. Angka sebanyak itu, terdiri dari semua kelompok usia.
"Tidak ada kelompok (usia) yang paling aman. Dari 334 orang, hampir di semua kelompok umur," sebut Jaang.
Sementara, Dinkes Samarinda melansir, per hari Senin (4/1) ini ada penambahan 10 kasus positif Covid-19 baru, sehingga total kasus mencapai 6.968 kasus. Dari angka itu, ada 224 orang meninggal, dan 6.429 pasien lain dinyatakan sembuh.
"Sedangkan untuk yang berstatus perawatan Covid-19 ada 315 orang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kota Samarinda dr Ismed Kusasih.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya