Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkab Tangerang tanggung biaya perawatan korban kebakaran gudang kembang api

Pemkab Tangerang tanggung biaya perawatan korban kebakaran gudang kembang api Ledakan gudang petasan di Kosambi. ©2017 Merdeka.com/Kirom

Merdeka.com - Tujuh dari 31 orang korban luka akibat kebakaran gudang mercon di Jalan Raya Salembaran Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang. Satu di antara tujuh korban itu pun akan segera dioperasi.

Bupati Kota Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan biaya perawatan para korban akan ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

"Kita di RSUD udah ada Jamkesda, ini ada satu juga yang masih nunggu keluarga, tapi kita sudah tangani, lalu ada satu juga yang sedang tangani, ada dua di ICU, semua kita bantu lewat Jamkesda," kata Ahmed di RSU Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (26/10).

Hingga saat ini, Ahmed belum bisa memastikan berapa kisaran dana yang akan ditanggung oleh pemerintah Kabupaten Tangerang. Ia hanya menegaskan bahwa biaya perawatan korban kebakaran akan tetap ditanggung oleh pemerintah.

"Belum (belum tau kisaran dana yang dikeluarkan), kan masih perawatan. Ada Jamkesda nanti. Yang belum punya diurus," ungkapnya.

Ahmed juga mengungkapkan sampai saat ini belum ada komunikasi antara pemerintah Kabupaten Tangerang dengan pemilik pabrik. Sebab saat ini pemerintah masih fokus untuk melakukan evakuasi.

"Belum-belum, kita konsentrasi untuk menangani dulu dari tadi siang konsentrasi untuk menangani apinya. Kemudian mengevakuasi korban semua menjelang sore kita coba mengevakuasi jenazah para korban yang ada di sana," ujarnya.

Sebelumnya, kebakaran pabrik petasan di Jalan Raya Salembaran Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang menyebabkan 31 orang korban luka. Tujuh di antaranya kini sedang dirawat di rumah sakit Rumas Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang.

"Tujuh yang dirawat," kata Fauziyah Wulansari Staf Humas RSU Kota Tangerang, Banten, Kamis (26/10).

Tujuh korban itu adalah Nurhayati (20), Atin Puspita dengan luka bakar 80 persen, Lilis (22) dan Siti Fatimah (15) dengan luka bakar 60 persen, kemudian M Khadiman (18) dan Anggi dengan luka bakar 40 persen dan terakhir Sami (35) dengan luka bakar 50 persen. (mdk/rzk)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP