Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemkab Garut Berdalih Persoalan Integrasi Data Pengaruhi Capaian Vaksinasi

Pemkab Garut Berdalih Persoalan Integrasi Data Pengaruhi Capaian Vaksinasi Ilustrasi vaksinasi. ©2021 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana mengklaim jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi Covid-19 diperkirakan sudah mencapai 70 persen. Namun karena data KTP tidak bisa terintegrasi, maka saat ini jumlah capaian vaksinasi khusus di Garut baru di angka 52 persen lebih.

Nurdin menjelaskan bahwa selama ini kegiatan vaksinasi semuanya dilakukan serbuan, tidak terkecuali TNI-Polri karena posisi pelaksanaannya di 3 pilar (TNI, Polri, Pemda). Untuk pembagian vaksinnya, 35 persen TNI, 35 persen Polri dan 30 persen Pemda.

"Nah ketika gerak kerap kali dari unsur atas, satuan atas TNI-Polri mereka langsung ke daerah karena mereka tidak punya wilayah. Masuk (melakukan vaksinasi) ke kita menggunakan akun mereka, bukan Garut. Ambil contoh gini, kemarin di Caringin itu kan ada (vaksinasi yang digelar oleh) Kesdam. Itu kan saat melakukan kegiatan akunnya ke mereka. Kenapa akun mereka, wajar karena mereka mempertanggungjawabkan penggunaan vaksin yang ada, kalau misalkan itu pakai akun orang lain akan dipertanyakan," kata Nurdin kepada wartawan, Rabu (17/11).

Dengan kondisi tersebut, Nurdin mengaku sempat berkomunikasi dengan Kementerian Kesehatan dan meminta agar data hasil vaksinasi warga yang menggunakan e-KTP Garut dikonversi saat vaksinasi dilaksanakan di Garut, dan direkapitulasi sebagai bagian dari masyarakat yang sudah divaksinasi.

Hal tersebut dimintakan karena kegiatan vaksinasi tidak terintegrasi dan terakumulasi dari data e-KTP. "Selama ini, mereka (yang melakukan vaksinasi di Garut) berangkat dari akun masing-masing karena pilah distribusi vaksin, akunnya jadinya masuk kelompok mana," katanya.

Untuk capaian vaksinasi 52 persen warga Garut, diungkapkan Nurdin, jumlah tersebut tidaklah terakumulasi seluruh kegiatan vaksinasi di Kabupaten Garut. Belum lagi ada warga yang ber-KTP Garut melakukan vaksinasi di luar Garut.

"Secara real di lapangan warga yang sudah divaksinasi, kalau dengan dengan perhitungan (divaksinasi) di luar (Garut) bisa 150 ribuan lebih, sudah lumayan kalau diakumulasi, mungkin di sekitar menyentuh angka 67-70 persen sudah divaksinasi tahap 1. Tapi karena datanya tidak terintegrasi, sehingga KTP masih belum bisa berfungsi sebagai alat ukur kumulasi masih berdasarkan kavling gudang masing-masing vaksin, jumlahnya masih dibawah itu," ungkapnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP