Pemkab Diminta Siapkan Lahan Relokasi Korban Banjir Bandang Adonara dan Lembata
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan untuk membangun kembali rumah masyarakat terdampak banjir bandang di Lembata dan Adonara, Nusa Tenggara Timur (NTT). Menindaklanjuti perintah itu, Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat berharap pemerintah kabupaten segera mempersiapkan lahan relokasi sehingga pembangunan bisa dilakukan.
"Beliau (Presiden Jokowi) telah memerintahkan gubernur dan bupati untuk secepatnya menyiapkan lahan agar merelokasi seluruh masyarakat yang terdampak banjir bandang dan longsor, itu dikerjakan dalam waktu yang tidak terlalu lama. Kita harap minggu-minggu ini lokasi telah dipersiapkan oleh pemerintah kabupaten," kata Viktor, Jumat (9/4).
Dia menjelaskan, Presiden Jokowi juga memerintahkan Menteri PUPR untuk menyiapkan rumah-rumah yang dapat langsung dibawa dan dipasang, sehingga tidak membutuhkan waktu lama."Lokasi yang dipilih untuk merelokasi masyarakat terdampak banjir berbeda, dengan perhitungan agar jika terjadi hujan lagi maka longsor tidak sampai di lokasi baru yang akan dibangun ini. Tadi bupati sudah tunjuk dan jaraknya lima kilometer, sehingga jika terjadi lagi masyarakat bisa aman dari bahaya," jelas Viktor.
Pihak Kementerian PUPR bersama TNI-Polri akan bekerja sama untuk mengangkut material bangunan, sehingga pembangunan dapat segera dilakukan.
"Barang-barang telah dipersiapkan, sehingga datang langsung dipasang saja. Bahan-bahan tidak dipersiapkan di daerah, daerah hanya persiapkan lahan dan pemerintah pusat yang membangun," tutup Viktor.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengunjungi langsung lokasi terparah bencana banjir bandang di Desa Amakaka, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, Jumat (9/4). Dia memerintahkan untuk merelokasi warga yang terdampak bencana guna membangun kembali daerah itu.
Presiden juga mengatakan telah berbicara dengan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskidat dan Bupati Lembata Yance Sunur untuk rencana relokasi itu. "Banyak batu berukuran besar, sehingga menyulitkan alat berat untuk masuk ke lokasi bencana," kata Jokowi.
Banjir bandang di Lembata telah merenggut 63 jiwa dan 45 orang lainnya masih hilang. "Saya perintahkan untuk cari dan temukan 45 korban yang masih hilang," tegasnya.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya