Pemkab Bekasi simpan uang di bank biar dapat bunga Rp 70 miliar
Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bekasi mendepositokan kas daerah ke bank, dengan harapan memperoleh bunga. Dari bunga itu, pemerintah menargetkan pendapatan hingga Rp 70 miliar.
Kepala BPKAD Kabupaten Bekasi, Juhandi mengatakan, tabungan deposito tersebut bersumber dari pendapatan yang masuk ke kas daerah. Misalnya pendapatan asli daerah, dana hibah, maupun DAK dan DAU dari Pemerintah Pusat.
"Target pendapatan tahun ini sebesar Rp 4,6 triliun," kata Juhandi, Rabu (3/5).
"Paling besar berasal dari PAD Rp 1,9 triliun, DAU Rp 1,4 triliun, dan sejumlah pendapatan lainnya yang sah," lanjutnya.
Juhandi mengatakan, untuk mencapai target tersebut cukup berat. Sebab pihaknya tidak ingin dana mengendap lama di bank. Soalnya, mulai tahun ini pihaknya menggenjot penyerapan anggaran.
"Tahun lalu target Rp 65 miliar tercapai. Nah tahun ini cukup berat, karena penyerapan anggaran harus tepat waktu. Kalau dulu penyerapan lebih cenderung di penghujung tahun," katanya.
Adapun per April nilai realisasi penyerapan sebesar 15 persen. Sebagian besar dana yang diserap untuk belanja pegawai, adapun belanja fisik baru mulai lelang.
"Sedangkan capaian target dari bunga deposito baru 10 persen, dari nilai deposito Rp 888 miliar kas daerah," katanya. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya