Pemkab Bekasi Investigasi Limbah di Kali Cilemahabang
Merdeka.com - Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan, telah menemukan sumber pencemaran Kali Cilemahabang. Air di aliran kali tersebut selama ini masih dimanfaatkan oleh penduduk untuk keperluan mandi, mencuci, bahkan sampai gosok gigi. Meskipun kondisinya hitam dan aromanya tidak sedap.
"Lokasi pencemarannya sudah ketemu," kata Dani ketika dikonfirmasi hari ini, Kamis, (9/9).
Dia menyebut, sumber pencemaran berada di wilayah hulu yaitu Cibatu, Cikarang Selatan. Pihaknya bersama Kepolisian Resor Metro Bekasi telah meninjau sumber pencemaran tersebut. Ia melihat ada saluran air diduga dari industri langsung ke kali.
"Pembuang limbahnya masih diinvestigasi oleh Dinas LH," kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala BPBD Jawa Barat ini.
Sebagai pejabat baru, Dani akan melakukan pendekatan persuasif dalam menindak pelaku pencemaran tersebut. Tapi, jika tidak dihiraukan, pemerintah daerah akan mengambil langkah represif sesuai dengan undang-undang lingkungan hidup.
Kondisi Kali Cilemahabang menjadi perhatian publik sejak sepekan ini. Sebabnya, kondisinya menghitam dan aromanya tidak sedap. Sementara masyarakat di bantaran kali tersebut masih memanfaatkan air untuk keperluan sehari-hari.
"Hitam, bau, kadang seperti ada bau-bau oli," ucap Irah, warga di sana.
Ia menyebut, kondisi air menghitam sudah berlangsung sejak lama. Menurut dia, warga sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. "Karena ada yang punya bayi," kata Irah.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya