Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemilik ruko menghilang, pernah dipergoki warga lari telanjang

Pemilik ruko menghilang, pernah dipergoki warga lari telanjang kasus mutilasi ancol. ©2013 Merdeka.com/sholeh

Merdeka.com - Polisi masih mencari pemilik ruko tempat ditemukannya potongan tubuh Tonny Arifin Djomin (45) di lantai dasar ruko nomor 26D Apartemen Mediterania Marina, Ancol, Jakarta Utara. Pemilik ruko diketahui telah menghilang 3-4 hari berdasarkan laporan sang istri.

Menurut salah satu tetangga ruko, Rian, karyawan di tempat dia bekerja sempat mendengar pemilik ruko beradu mulut dengan seseorang. "Itu kejadian pas hari Senin (11/3) sekitar jam 23.00 WIB," ujar Rian kepada merdeka.com, Kamis (14/3).

Rian menambahkan, esok harinya Selasa (12/3) ruko yang biasa dijadikan tempat usaha percetakan itu tidak buka sampai ditemukannya potongan tubuh manusia. "Ruko tutup terus sejak kejadian malam itu," katanya.

Rian mengatakan pemilik ruko dikenal tidak pernah bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Malahan, warga menilai kalau pemilik ruko adalah orang stres yang berusia sekitar 30 tahunan.

"Dia pernah lari-lari telanjang bulat di atas balkon ruko. Pemilik ruko juga tidak bisa bahasa Indonesia," katanya.

Rian juga bercerita kalau usaha yang dijalani oleh pemilik ruko sudah mulai agak bangkrut. Hal itu karena dulu sempat berjualan baju namun usaha tersebut tidak jalan.

"Dia ada dua ruko. Yang satu itu dulu buat jual baju tetapi bangrut. Nah dari ruko yang ditemukan mayat itu ada mesin cetak dan dibawa ke ruko yang bekas jualan baju," tuturnya.

Polisi masih terus mengembangkan kasus mutilasi ini. Polisi hingga kini masih mencari keberadaan pemilik ruko tersebut. Namun polisi belum bisa memastika kalau dia adalah pelaku pembunuhan keji itu.

"Di sini semua bisa jadi tersangka. Kita cari dulu pemilik ruko," ujar Kapolsek Pademangan, Kompol Susatyo Purnomo di lokasi, Kamis (14/3).

Seperti diketahui, potongan tubuh Tonny ditemukan di lantai dasar ruko nomor 26D Apartemen Mediterania Marina, Ancol, Jakarta Utara. Saat meninggalkan rumah, Tonny izin kepada istri hendak menagih utang.

"Sebelumnya korban sempat izin ke istrinya untuk menagih utang di Alansia," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada merdeka.com, Kamis (14/3).

Sejak pergi pada Senin (11/3), pria yang berprofesi sebagai tukang tagih barang-barang hasil jualan itu tak kembali ke rumah. Khawatir terjadi sesuatu sang istri Merlina Suparmin melapor ke Polsek Penjaringan. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP