Pemesan ijazah palsu di Surabaya mayoritas guru

Reporter : Moch. Andriansyah | Kamis, 14 Juni 2012 17:37




Pemesan ijazah palsu di Surabaya mayoritas guru
Karangan bunga dari civitas akademika Unitomo. merdeka.com/Moch Adriansyah

Merdeka.com - Seluruh civitas akademika Universitas Dr Soetomo (Unitomo) Surabaya meminta polisi mengusut tuntas sindikat ijazah palsu di Jawa Timur. Aksi semacam itu dinilai telah mencoreng nama institusi dan dunia pendidikan,

"Apa yang dilakukan tersangka merupakan tindak kriminal. Dia (tersangka) tidak hanya mencoreng nama baik Unitomo selaku lembaga pendidikan yang pernah merangkulnya sebagai dosen. Tapi dia juga mencoreng nama dunia pendidikan yang ada di Jawa Timur dengan membuat ijazah palsu," keluh Wakil Rektor II, dr Bachrul Amig di Mapolda Jawa Timur, Kamis (14/6).

Selain menggunakan nama Unitomo dalam pembuatan ijazah palsu itu, Sucipto yang diketahui sebagai mantan dosen Unitomo di era 90-an menjadi pemicu adanya kejahatan-kejahatan lain.

"Semisal jika pemesan ijazah palsu itu adalah guru. Kemudian demi mendapatkan sertifikasi atau akta IV, si pemesan (guru), bisa memesan ijazah palsu tanpa harus mengenyam pendidikan di perguruan tinggi. Sehingga angka kasus penipuan semakin tinggi di dunia pendidikan," katanya.

Seperti diketahui, lanjut dia, guru itu kan artinya digugu dan ditiru. "Kalau gurunya sudah menipu institusi pendidikan karena menggunakan ijazah palsu, bagaimana deng siswa-siswa yang dididiknya. Dan itu akan menjadi racun di dunia pendidikan," katanya.

Informasi yang dihimpun jumlah pemesan ijazah palsu kepada tersangka mayoritas adalah guru. Tersangka juga diketahui membuka perkuliahan ilegal dengan menyewa ruang kelas di SMA Cokro Malang.

"Dan kebanyakan pemesan ijazah palsu pada tersangka adalah guru," kata Kasubdit I Dirreskrimsus Polda Jawa Timur AKBP Yusep Gunawan di Mapolda Jatim.

Selain itu, kata dia, Polda Jawa Timur akan membuka posko pengaduan terkait ijazah palsu yang dibuat oleh tersangka. "Bagi masyarakat atau institusi terkait yang mengetahui peredaran ijazah palsu, silahkan datang ke Polda Jatim untuk melapor," tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, anggota Polda Jawa Timur berhasil membongkar sindikat pembuatan ijazah palsu. Selain mengamankan tersangka Sucipto (48), petugas juga menyita ribuan ijazah palsu akta IV, Starata 1 (S1), S2, dan S3 dengan menggunakan tiga nama Perguruan Tinggi Swasta (PTS) ternama di Jawa Timur, di antaranya Unitomo Surabaya, Unmer Malang dan Undar Jombang.

[did]

KUMPULAN BERITA
# Ijazah Palsu

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Foto Mesum, Rinada tak ingin kaitkan Andika The Titans
  • Pulang bermain, Fahri tiba-tiba penisnya sudah tersunat
  • Lagunya dipakai buat kampanye, Eminem gugat partai Selandia Baru
  • Kerahkan anak buah, Lulung tak mau kubu Emron kuasai kantor PPP
  • Jokowi akan larang kementerian lakukan riset sendiri
  • JK: Bertemu Jokowi ngobrol soal pekerjaan dan kabinet
  • Wanda Hamidah: karir dunia hiburan saya sudah berakhir
  • KPK: Keterangan Triesnawaty penting buat ungkap kasus Jero Wacik
  • Review: Sempat unggul, Timnas U19 kalah tipis dari Atletico
  • Politikus PAN DKI kecewa Wanda Hamidah dipecat
  • SHOW MORE