Pemerintah Targetkan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Tercapai pada 2024
Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut, pengentasan kemiskinan ekstrem ditargetkan tercapai lebih awal pada tahun 2024. Hal ini merupakan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang merupakan komitmen global.
"Dalam pencapaian tujuan pertama SDGs untuk mengentaskan kemiskinan ekstrem secara global di tahun 2030, Bapak Presiden memberikan arahan agar target pengentasan kemiskinan ekstrem dicapai lebih awal, yaitu dapat dinihilkan pada tahun 2024," katanya pada acara Indonesia’s Sustainable Development Goals (SDGs) Annual Conference Tahun 2021, Selasa (23/11).
Selain itu, tujuan SDGs lainnya adalah penurunan angka prevalensi stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024. Hal ini sebagaimana amanat Peraturan Presiden nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.
"Pada prinsipnya, kita harus terus memastikan SDGs dicapai dengan upaya inklusif, no one left behind, sehingga tidak ada satu pun orang, wilayah, ataupun negara yang tertinggal," ucapnya.
Ma'ruf menambahkan, komitmen pemerintah terhadap SDGs tidak pernah berubah. Meski masih berjuang untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, target pencapaian SDGs tidak boleh bergeser.
"Bahkan, Indonesia tetap bertekad untuk menjadi yang terdepan dalam pencapaian SDGs," ujarnya.
Ma'ruf menyadari percepatan pencapaian SDGs membutuhkan pendanaan yang besar. Sebelum pandemi, celah pembiayaan SDGs sudah cukup lebar. Dengan adanya pandemi, kebutuhan pendanaan SDGs di tingkat global diperkirakan meningkat sebesar 70 persen.
"Kenyataan ini menunjukkan pentingnya inovasi pembiayaan melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan, baik di tingkat global, nasional, daerah, hingga tingkat desa, untuk menutup celah pembiayaan," tandasnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya