Pemerintah Pastikan Mutu dan Kelayakan Stok Vaksin Sesuai Standar Internasional
Merdeka.com - Pemerintah berkomitmen menjaga mutu dan kelayakan stok vaksin Covid-19 di Indonesia sesuai standar internasional. Baik vaksin yang ada di sentra vaksinasi maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.
"Vaksin kita aman dan efektif digunakan untuk masyarakat karena sudah dikaji Badan POM dari sisi mutunya,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, Rabu (16/3).
Johnny meminta masyarakat tidak ragu-ragu untuk melengkapi vaksinasi. Dia juga mengimbau masyarakat segera melakukan booster tanpa memilih-milih vaksin merek tertentu.
"Semua jenis vaksin aman dan efektif,” tegasnya.
Pada Senin (14/3), Badan POM mengumumkan memperpanjang batas kedaluwarsa enam produk vaksin Covid-19. Enam vaksin tersebut ialah vaksin Bio Farma, Zifivax, Sinopharm kemasan 1 dosis 'prefilled syringe', Sinopharm kemasan dua dosis/vial, AstraZeneca, dan Pfizer-Biontech.
Vaksin yang diperpanjang Badan POM tetap memenuhi kriteria keamanan produk berdasarkan hasil diskusi dengan pakar dan pabrik obat secara mendalam. Karenanya, enam produk vaksin tersebut layak digunakan masyarakat.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menekankan perpanjangan batas kedaluwarsa vaksin bukan merupakan solusi utama. Upaya ini dilakukan semata-mata agar stok vaksin yang ada tidak terbuang sia-sia.
Menurutnya, kunci utama untuk memaksimalkan vaksin yang tersedia ialah perencanaan yang baik, melingkupi aspek logistik tenaga vaksinator maupun redistribusi ke daerah lain yang membutuhkan.
"Ke depannya, dimohon agar pemerintah daerah meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat agar alokasi vaksin yang diberikan dapat lebih terukur dan akurat sesuai dengan kemampuan daerah," tutupnya.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya