Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemerintah mulai bangun sekolah darurat di Aceh

Pemerintah mulai bangun sekolah darurat di Aceh Sekolah darurat korban gempa Aceh. ©2016 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Setelah hampir sepekan gempa mengguncang Aceh, pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah membangun sekolah darurat. Ruang sekolah darurat itu terbuat dari tenda zom yang dibangun oleh relawan.

Hal ini sesuai dengan perintah Presiden Jokowi saat berkunjung ke Pidie Jaya. Saat itu, Jokowi perintahkan Menteri Pendidikan dan pemerintah daerah agar sekolah tak boleh terhenti. Apa lagi besok sekolah sudah mulai masuk kembali setelah libur akhir semester.

Tenda zom yang itu dibangun oleh relawan BPBD Kabupaten Serdang Berdagai, Sumatera Utara di lima titik sekolah yang rusak parah. Selebihnya, dirikan oleh sejumlah relawan lainnya.

"Kita pasang tenda zom di MIN Paru satu unit, SMK Negeri 1 Paru, Kecamatan Bandar Baru 2 unit, selebihnya sedang kita survei tempat," kata Koordinator relawan, Bambang Suherianto, Senin (12/12) di Pidie Jaya.

Menurutnya, sekolah yang dipilih mendirikan tenda zom ini, sekolah-sekolah yang tidak lagi bisa digunakan. Meskipun bangunan tidak roboh, tetapi tidak lagi layak huni atau dipergunakan.

Tenda yang dibangun itu berukuran 12x6 meter, diperkirakan siswa bisa muat sekitar 50 orang lebih. Di lokasi itu, sekolah yang rusak menjadi tempat siswa belajar sementara.

Usai gempa mengguncang Aceh 6,5 SR, Kabupaten Pidie Jaya daerah berdampak parah. Ada 11.668 rumah warga rusak, 25 rumah sekolah rusak yaitu 4 sekolah rusak berat, 9 rusak sedang dan 11 ringan.

Sedangkan yang menjadi korban jiwa sebanyak 101 meninggal dunia dan ada 22.729 lebih harus mengungsi, karena rumah mereka rusak atau tak bisa dipergunakan lagi.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP