Pembunuh Dedy gagal merampok 3 kali karena stiker televisi swasta
Merdeka.com - Polisi menangkap tiga tersangka perampokan dan pembunuhan terhadap Dedy Widyanarko. Tiga tersangka tersebut yakni PP, AG, dan AA ditangkap usai membunuh Dedy dan membuang mayatnya ke Jalan Inspeksi Cakung Draine Kelurahan Cakung Barat Kecamatan Cakung Jakarta Timur, Sabtu (6/2).
Kapolres Jakarta Timur Komisaris Besar Muhammad Agung Budijono menjelaskan, berawal dari penemuan mayat di kawasan Cakung, Tim Polres Jakarta Timur melakukan olah kejadian perkara dengan pemeriksaan secara intensif.
"Dari pemeriksaan intensif itu, kita dapatkan bukti-bukti sehingga kita bisa melakukan penangkapan. Ada tiga tersangka, PP, AG, dan AA yang kita tangkap di sekitar Solo," kata Muhammad Agung Budijono, Kamis (11/2).
Agung juga menjelaskan pelaku melakukan aksinya dengan modus membeli mobil bekas di situs jual beli online (OLX). Pelaku pura-pura membeli mobil korban lalu membawanya kabur. Jika korban melawan mereka siap melukai bahkan membunuhnya.
"Pelaku dan korban ini sudah komunikasi di media online jual beli mobil, kemudian menyepakati pertemuan di Jalan untuk melakukan test drive. Di situ pelaku melakukan upaya paksa untuk menguasai barang dengan cara melakukan kekerasan terhadap korban," kata Agung.
Menurut Kapolres, ketiga tersangka sudah melakukan aksinya sebanyak 4 kali, tetapi aksi yang terakhir berhasil dieksekusi.
"Aksi yang pertama hingga ketiga itu gagal karena di mobil yang menjadi target mereka itu ada stiker Televisi swasta. Aksi yang terakhir inilah yang berhasil dilakukan mereka," katanya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya