Pembelaan Roy Suryo saat diduga ambil barang negara
Merdeka.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo dituding belum mengembalikan barang milik negara (BMN) selama menjabat 15 Januari 2013 hingga 20 Oktober 2014. Terdapat 3.226 aset negara yang diduga belum dikembalikan oleh Roy Suryo.
Hal ini terungkap dengan adanya surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang meminta Roy segera mengembalikan BMN itu. Roy angkat bicara perihal tersebut. Berikut pembelaan politisi Partai Demokrat ini:
Bantah ambil 3.226 BMN
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBeberapa hari ini, Roy Suryo menjadi buah bibir lantaran diduga belum mengembalikan 3.226 barang milik negara (BMN) saat menjabat sebagai Menpora. Isu ini berawal dari adanya surat Kemenpora yang beredar di media sosial meminta Roy mengembalikan aset negara tersebut.
Akan tetapi, Roy dengan tegas membantah dituding belum mengembalikan 3.226 aset negara. Dia menegaskan tidak sama sekali membawa ribuan BMN itu. "Terhadap aset BMN Kemenpora sebanyak 3.226 unit yang disebut-sebutkan masih saya bawa ? Padahal tidak sama sekali," kata Roy Suryo dalam pesan singkat kepada merdeka.com, Selasa (4/9) malam.
Merasa difitnah
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comRoy Suryo merasa difitnah atas tudingan belum mengembalikan 3.226 aset negara saat menjabat Menpora. Menurut Roy, fitnah yang dialamatkan kepadanya di tahun politik ini sengaja digulirkan untuk menjatuhkannya.
"Saya duga dengan keras bahwa ini adalah fitnah untuk menjatuhkan martabat dan nama baik saya di tahun politik ini," kata Roy Suryo dalam pesan singkat kepada merdeka.com, Selasa (4/9) malam.
Sudah kembalikan aset negara
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPenasihat kuasa hukum Roy Suryo, M. Tigor P. Simatupang menjelaskan, aset yang dituduhkan kepada kliennya telah dikembalikan ke Kemenpora pada 2014 silam atau persis setelah politisi Partai Demokrat itu tak menjabat Menpora. Menurut dia, barang yang selama ini disebut Kemenpora belum dikembalikan dikirim tanpa sepengetahuan kliennya.
"Aset itu sudah dipulangin semua. Tahun 2014 pas Pak Roy sudah enggak jadi menteri. Pada saat Pak Roy pergi ke luar negeri itu barang dikirimkan dari kehendak Kemenpora sendiri ke rumah di Yogyakarta. Setelah sebulan pengiriman itu Pak Roy pulang dari luar negeri kaget barang dari mana menumpuk sampai mobil sulit diparkir. Pak Roy pun meminta semua barang itu dikembalikan," kata Tigor, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (5/9).
Saat ini, ujar Tigor, pihaknya sedang mengumpulkan struk pengiriman barang sebagai bukti barang tersebut telah dikembalikan ke Kemenpora. Termasuk struk pengiriman balik barang ke Kemenpora dengan biaya dikeluarkan Roy Suryo sendiri sebagai bahan mensomasi Kemenpora.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya