Pembegal dan pembunuh pasutri itu kini menanti ganjaran
Merdeka.com - Hampir setahun lalu mereka membunuh pasangan suami istri, Priyadinata (61) dan Yuliana (53), dan membawa kabur sepeda motornya. Akhirnya, keadilan menemukan jalannya buat mengganjar perbuatan mereka.
Pelarian M Oki Zulkarnain (23), M Ari Sapura alias Atok (21), Dodi Ardiansyah (26), dan M Andika Pratama alias Dika alias Selontok (19) akhirnya terhenti. Mereka semua diberi hadiah peluru di kaki lantaran mencoba kabur dari sergapan polisi. Sedangkan satu pelaku lain, Rendi (26), ditemukan tewas diduga lantaran menenggak miras oplosan. Semua pelaku tinggal di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan.
Kapolres Banyuasin, AKBP Julihan Muntaha mengatakan, para tersangka ditangkap secara bergiliran di kediaman masing-masing selama tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat (23 sampai 25 Maret). Empat pelaku berusaha melarikan diri sehingga dilumpuhkan dengan timah panas.
"Komplotan begal sadis terhadap pasutri April 2015 lalu berhasil kita tangkap, empat ditembak," kata Julihan, kemarin.
Peristiwa pilu dialami Priyadinata dan Yuliana terjadi pada 9 April 2015. Mulanya, para pelaku saat itu sedang nongkrong di warung internet di kampungnya. Tiba-tiba, salah satu tersangka mengajak merampok. Ajakan itu diterima tersangka lain.
Para tersangka mengendarai dua sepeda motor. Tiba di lokasi, tersangka langsung melintangkan bambu di tengah jalan supaya korban pasutri itu memperlambat laju sepeda motor saat hendak melintas. Mereka pun sembunyi di kebun di samping jalan.
Sekitar pukul 04.00 WIB, kedua korban yang merupakan pedagang warung makan di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Palembang, melintas. Motor yang dikendarainya melambat karena melihat ada bambu melintang di tengah jalan.
Saat itulah, tersangka Oki membacok korban Priyadinata dengan sebilah parang. Kemudian, Atok dan Dika memukul korban Priyadinata menggunakan bambu. Korban Yuliana yang menyaksikan suaminya dikeroyok spontan histeris.
Tak ingin aksinya diketahui warga, tersangka Dodi mengejar korban Yuliana dan menusuknya dengan pisau hingga lebih dari sepuluh kali. Kedua korban pun tewas. Sementara motor jenis korban Honda Vario dibawa kabur tersangka.
"Motor korban dijual tersangka seharga Rp 1,4 juta di Palembang. Para tersangka sudah kita tahan dan diperiksa intensif," ujar Julihan. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya