Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembawa kepala manusia keliling kampung di Banyuasin gangguan jiwa

Pembawa kepala manusia keliling kampung di Banyuasin gangguan jiwa Zumrowi. ©2017 Merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Pelaku Zumrowi (40) sebelumnya ditulis Jumrawi, yang memenggal kepala tetangga dan menentengnya keliling kampung, diketahui mengidap gangguan jiwa. Diduga, pelaku kumat lantaran habis obat.

Ketua RT setempat, Rahman (48) menuturkan, pelaku mengidap gangguan jiwa sejak enam tahun lalu dan sempat dirawat di RS Ernaldi Bahar Palembang beberapa bulan tahun 2013. Sepulang dari rumah sakit jiwa, pelaku kerap kumat namun tidak mengganggu warga sekitar.

"Memang pelaku gangguan jiwa, kadang normal, kadang kumat. Selama ini tidak ada masalah, cuma ngomel-ngomel sendiri di jalan," ungkap Rahman, Kamis (23/2).

Meski demikian, kata dia, pelaku memiliki usaha panglong (penjualan kayu). Dia juga pernah menikah tiga kali yang semuanya bercerai.

"Orangnya baik, sering ngobrol. Dia kan jual kayu. Mungkin dia kumat, habis obat. Makanya bunuh korban," ujarnya.

Sedangkan korban bernama Gustiawan (40), terang dia, baru mengontrak di rumah bedeng milik pelaku sejak enam bulan lalu. Korban tinggal sendiri di kontrakan itu sementara istrinya tinggal di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

"Pembunuhan itu katanya pas korban baru pulang kerja, buruh bangunan. Saya tidak begitu kenal karena jarang bergaul," kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Talang Kelapa Banyuasin, Kompol Erwin S Manik mengatakan, pihaknya masih mendalami motif dan psikologis pelaku. Hanya saja, keluarga pelaku telah menyerahkan surat yang menerangkan pelaku masih dalam perawatan rumah sakit jiwa.

"Kita gali lagi, saksi-saksi dari keluarga bisa dikumpulkan. Pelaku akan menjalani tes kejiwaan di RS Ernaldi Bahar Palembang," pungkasnya.

Diketahui, warga Desa Kenten Laut, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumatera Selatan, dibuat heboh dengan aksi Zumrowi yang menenteng potongan kepala manusia yang habis digoroknya dan menenteng keliling kampung, Kamis (23/2) sore.

Warga pun berhamburan keluar rumah menyaksikan pemandangan tersebut. Lalu, pelaku memasukkan potongan kepala itu ke ember bekas cat dan membawanya ke jalan raya. Warga tak berani mengamankan pelaku.

Petugas kepolisian setempat berhasil mencegat pelaku dan menggiringnya ke kantor polisi yang berada tak jauh dari lokasi. Saat kepala itu diangkat dari ember, ternyata korban tak lain adalah warga yang mengontrak di dekat rumah pelaku. Korban bernama Agustiawan (40), seorang buruh bangunan.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP