Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembasmian tomcat digelar di tiga lokasi di Surabaya

Pembasmian tomcat digelar di tiga lokasi di Surabaya

Merdeka.com - Hingga Rabu (21/3), Dinas Pertanian Surabaya, Jawa Timur mencatat, ada 28 titik yang menjadi pusat penyebaran serangga tomcat.

Data ini berdasarkan laporan warga Kota Surabaya yang daerahnya diserang serangga beracun tersebut. Namun, menurut staf UPTD Dinas Pertanian Surabaya, Raditya Permana, dari 28 titik yang diserang serangga sejenis kumbang rove itu, baru 18 titik yang tertangani.

18 Lokasi yang sudah disemprot insektisida hayati di antaranya kawasan Pelemahan Besar, Simorejo, Manyar Indah, dan Gunung Anyar Tambak, yang di lokasi ini, jumlah populasi tomcat mencapai puluhan hingga ratusan ekor.

Sedangkan titik-titik yang dilaporkan tapi belum ditangani karena keterbatasan tim yang bergerak di lapangan adalah Asrama Kampus C Unair, Dukuh Kupang Barat, dan Banyu Urip.

"Malam ini (21/3), rencananya kami akan melakukan penyemprotan di tiga titik," kata dia.

Tiga titik tersebut di antaranya, PDAM Ngagel, Jalan Bubutan dan Margodadi. Rasditya juga mengatakan, aktivitas penyemprotan yang kerap dilakukan malam hari, karena serangga beracun tersebut, selalu keluar sarang di waktu malam.

Selain itu, dari data Dinas Pertanian Surabaya, sejak Selasa (20/3), di Rusunawa Tanah Merah, Tanah Kali Kedinding, Surabaya juga mendapat serangan serangga tomcat.

Tahun ini, menurut Raditya, serangan tomcat lebih masif ketimbang tahun lalu. "Tahun lalu hanya menyerang dua lokasi, yaitu Rusunawa Penjaringan Sari dengan 19 orang korban dan di Rusunawa Tanah Merah juga dengan belasan korban," ujarnya.

Namun, lanjut dia, populasi serangga ini menyebar di beberapa titik di Surabaya, bahkan merambah wilayah di luar Surabaya. "Di Surabaya sendiri, dari data kami sudah ada 28 titik," pungkas dia. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP