Pembantaian Muslim Rohingnya wajib jadi perhatian dunia

Reporter : Muhammad Sholeh | Rabu, 25 Juli 2012 02:01




Pembantaian Muslim Rohingnya wajib jadi perhatian dunia
Anak Rohingya. ©www.boston.com

Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR yang juga Presiden Parlemen Perempuan Dunia, Nurhayati Ali Assegaf meminta kepada parlemen dunia, Inter Parliamentary Union (IPU) untuk segera bersikap dan mengambil langkah-langkah tegas terkait pembantaian umat Muslim Rohingya, Myanmar.

"Saya sebagai Presiden Parlemen Perempuan Dunia, berkirim surat kepada Sekjen IPU, supaya menyikapi dan mengambil tindakan-tindakan untuk menyelamatkan kaum muslimin di Myanmar. Saya juga meminta Sekjen IPU supaya segera kirim surat kepada pemerintah Myanmar agar melakukan protes keras atas pembunuhan yang terjadi di Myanmar atas kaum muslimin," kata Nurhayati di Jakarta, Selasa, (24/7).

Nurhayati yang juga Ketua DPP Bidang Luar Negeri Partai Demokrat ini, mengutuk keras tindakan tersebut. Lebih-lebih, pembantaian ini terjadi pada bulan suci Ramadan.

"Saya meminta dihentikan dan mengutuk keras pembantaian itu, dan ini sangat memprihatinkan," pintanya.

Menurut Nurhayati, aksi pembantaian terhadap umat Muslim di Myanmar menunjukkan tidak berjalannya demokrasi di Myanmar.

"Demokrasi itu melindungi minoritas dan menghargai mayoritas. Pembantaian umat Muslim tersebut sangat jauh dari demokrasi," tegas Nurhayati.

"Konflik seperti ini, yang banyak menjadi korban dan dirugikan adalah perempuan. Ini wajib menjadi perhatian dunia internasional," tandasnya.

[war]


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER
LATEST UPDATE
  • Belum ada menteri, kinerja Kemendagri terhambat
  • Sebelum ditangkap, truk muatan 18 ton ganja sempat dikuntit BNN
  • Pabrik yang terbakar di Bekasi pengolahan minyak kelapa sawit
  • Ketua Gerindra sebut Prabowo dan Luhut kerap bertemu
  • Ditinggal Jokowi, Ahok lanjutkan program penanggulangan banjir
  • 5 Game gimbot/gembot atau Game Watch di Google Play
  • Sekolah dipungut biaya, orangtua siswa SMA geruduk DPRD Bandung
  • Soal penyusunan kabinet, Kapolri tak merasa dianaktirikan Jokowi
  • BI prediksi harga cabai jadi momok penekan inflasi Oktober
  • Marikina Shoe Museum yang pajang koleksi sepatu Imelda Marcos
  • SHOW MORE