Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pembacok pelajar SMP dibekuk, polisi sita 2 parang & celurit

Pembacok pelajar SMP dibekuk, polisi sita 2 parang & celurit Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Pelaku pembacokan hingga berujung pada kematian seorang siswa SMP bernama Ilham Bayu Fajar (15) berhasil ditangkap petugas Reskrim Polresta Yogyakarta, Selasa (14/3) dini hari. Sebanyak tujuh orang pelaku ditangkap karena melakukan pengeroyokan dan pembacokan kepada Ilham pada Minggu (12/3) dini hari di Jalan Kenari, Kota Yogyakarta.

Kapolda DIY, Brigjen Ahmad Dofiri mengatakan bahwa para pelaku ditangkap dalam kurun waktu kurang dari dua hari paska terjadinya pembacokan. Sebanyak tujuh orang, lanjut Dofiri sudah tertangkap sedangkan dua orang pelaku masih dikejar oleh petugas.

"Berdasarkan pengakuan para pelaku, terjadinya pembacokan diawali karena kedua kelompok saling berpapasan. Kemudian ada yang memaki. Kelompok satunya berbalik dan mengejar. Kemudian langsung membacok korban," jelas Dofiri saat ditemui di Mapolresta Kota Yogyakarta.

Dofiri menjelaskan bahwa para pelaku memang sudah mempersiapkan senjata tajam (sajam) saat berkeliling. Dari para pelaku, sambung Dofiri, petugas kepolisian mengamankan dua buah clurit dan dua buah parang.

"Antara kelompok pelaku dengan korban tidak saling mengenal. Kedua kelompok hanya kebetulan berpapasan kemudian salah satu memaki kemudian kelompok lainnya tak terima lalu mengejar dan membacok korban," ungkap Dofiri.

Terpisah, Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono mengatakan bahwa dari tujuh pelaku yang sudah tertangkap, lima berstatus pelajar berusia di bawah umur. Sedangkan dua lainnya usianya sudah tidak di bawah umur.

"Pelaku pembacokan berinisial SR. Berusia 17 tahun dan masih berstatus pelajar kelas 1 SMA. Sedangkan yang memboncengkan pelaku berinisial AI berusia 21 statusnya pengangguran," ujar Tommy.

Tommy menambahkan bahwa lima pelaku lainnya masih berusia di bawah umur. Kelima pelaku berinisial FF, TP, JR, MK dan RB. Semua pelaku, urai Tommy, masih berstatus pelajar meskipun berbeda sekolahnya.

Selain empat buah sajam, tiga buah sepeda motor turut diamankan menjadi barang bukti. Ketiga sepeda motor itu adalah sepeda motor merek KLX, Scoopy dan Vario.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SMP bernama Ilham tewas karena sebuah luka bacokan di dada sebelah kanan. Korban tewas dibacok saat berboncengan dengan kakaknya yang merupakan pelajar SMA. Kedua sedang dalam perjalanan usai bermain biliard. Ilham tewas setelah sempat dirawat di rumah sakit Ludira Husada. Ilham menghembuskan nafas terakhir pada pukul 12.45 Wib.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP