Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemakaman intel TNI yang tewas di kapal dihadiri keluarga dan teman dekat

Pemakaman intel TNI yang tewas di kapal dihadiri keluarga dan teman dekat Sersan Dua Wowok Ari Subekti. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI Sersan Dua Wowok Ari Subekti dimakamkan di tempat kelahirannya, Dusun Jangkang, Desa Widodomartani, Kecamatan Ngemplak, Sleman, Selasa kemarin.

Pemakaman Serda Wowok tak dilakukan dengan tata cara militer sebagaimana jika seorang anggota TNI meninggal dunia. Prosesi pemakaman hanya diiringi oleh anggota keluarga, tetangga dan beberapa anggota TNI dan Polri.

Sebelum memilih mengakhiri hidupnya diduga dengan cara gantung diri, Serda Wowok diketahui sempat linglung. Meskipun demikian belum diketahui secara pasti apa penyebab Serda Wowok gantung diri.

Serda Wowok dalam kesehariannya dikenal sebagai pribadi yang tertutup. Sangat jarang Serda Wowok berkeluh kesah tentang masalah yang tengah dialaminya baik kepada keluarga maupun rekan kerja. Hal ini sebagaimana diceritakan oleh rekannya, Serda Darmanto yang ikut hadir di pemakaman Serda Wowok.

"Kalau masalah (pribadi) mungkin kehidupan orangnya agak tertutup. Tapi Wowok adalah pribadi yang baik. Dia mau membantu rekan yang sedang mengalami kesusahan," ujar Darmanto usai pemakaman Serda Wowok.

Darmanto menerangkan jika Serda Wowok berdinas di Cilodong, Kota Depok Jawa Barat sejak 17 tahun lalu. Meskipun berbeda tempat dinas, Serda Wowok kerap berkomunikasi dengan Darmanto yang merupakan kawan selitingnya di TNI.

"Kami itu rekan seliting (Serda Wowok) sejak tahun 2001. Kebetulan Wowok sama kita dekat. Kepedulian Wowok sama rekan-rekan dan orang-orang yang dinas di mana pun selama ini kesannya baik. Saya masih sering berhubungan dengan Wowok baik lewat telepon maupun WhatsApp. Tapi Wowok tidak pernah bercerita masalah pribadinya," ucapnya.

Darmanto tak menyangka Serda Wowok meninggal secepat ini. Padahal baru sekitar tiga bulan yang lalu dirinya masih berkomunikasi dengan Wowok, ketika itu Wowok dalam kondisi sehat dan tidak ada hal yang dikeluhkan.

"Ada kejadian seperti itu saya sama sekali tidak menyangka. Karena terakhir kali komunikasi sama saya tidak mengeluh sakit atau punya masalah apa," tutup Darmanto.

Korban ditemukan tewas tergantung di tangga Kapal Motor Madani Nusantara, Minggu (22/10), saat sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Balikpapan menuju Makassar bersama sang istri.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP