Peluru mortir ditemukan di lokasi pembangunan rel ganda di Medan
Merdeka.com - Peluru mortir ditemukan di lokasi pembangunan jalur ganda rel kereta api di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Amunisi itu diperkirakan sudah tertanam puluhan tahun dan diduga peninggalan zaman Belanda.
Berdasarkan informasi dihimpun, peluru mortir itu pertama kali ditemukan Rusyadi pada Minggu (24/7) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Ketika itu, operator ekskavator ini tengah mengoperasikan alat berat itu untuk membuat fondasi jalur ganda rel kereta api.
"Pada kedalaman 1,5 meter, kuku baket excavator mengenai benda keras dan lengket di kuku baketnya. Operator segera mengangkatnya dan saat diperiksa ternyata benda itu diduga mortir," kata Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Senin (25/7).
Setelah benda yang diduga mortir itu diangkat, mandor bernama Samuel Sembiring melepasnya dari kuku baket. Dia kemudian melaporkan penemuan benda berdiameter 10 cm dan panjang 70 cm itu ke petugas kepolisian dan Koramil Medan Timur.
Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu MS Ginting mengatakan, temuan itu kemudian diserahkan ke tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) untuk dilakukan pemeriksaan. "Mortir itu diduga peninggalan zaman penjajahan Belanda. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara mortir diduga masih aktif," sebutnya. (mdk/ang)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya