Pelindung Kalijodo dari Parpol, aparat hingga preman
Merdeka.com - Kawasan Kalijodo, Jakarta Utara belakangan menjadi target penertiban Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Kawasan yang disebut jalur hijau ini merupakan pusat pelacuran dan transaksi narkoba.
Namun mirisnya, kawasan maksiat ini malah dilindungi polisi hingga partai politik (Parpol). Dengan memberi jaminan perlindungan, pihak terkait tersebut diduga kerap mendapat suntikan dana dari penghuni Kalijodo.
Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan dugaan kuat polisi mendapat sogokan agar tak menghalangi penghuni Kalijodo melancarkan tindakan tak terpuji memang benar adanya. Namun yang perlu dicurigai bukan hanya polisi melainkan seluruh aparatur terkait termasuk pejabat daerah setempat.
"Bukan hanya polisi, semua aparatur patut diduga menerima jatah," kata Neta di dalam dialog publik Perhimpunan Kedaulatan Rakyat (PKR) dengan topik Reshuffle Kabinet; Mengembalikan Kepercayaan Publik di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (14/2).
Dituturkannya, lokalisasi pelacuran dan perjudian memang menjadi lahan empuk bagi aparat yang tidak bertanggungjawab. Mereka bahkan tidak segan-segan membela, jika kawasan tersebut akan ditutup. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya