Pelanggan laundry kaget Bandrun bunuh pasangan sejenisnya
Merdeka.com - Sejumlah pelanggan Clean House Laundry tempat Badrun bekerja mengaku bingung mengambil barang-barang yang dilaundry. Sebab, lokasi tersebut saat ini telah dipasang garis polisi usai Badrun membunuh pasangan sejenisnya Imam Maulana.
"Tadi banyak yang datang sekitar pagi," kata Rofi, karyawan sebuah rumah makan persis samping kirinya lokasi kejadian, Rabu (15/11).
Menurut dia, pelanggan Clean House Laundry hanya tercengang begitu melihat tempat laundry tersebut tutup dan dipasang garis polisi. Karena itu, mereka langsung kembali pulang.
"Pada nanya, ada apaan? saya bilang ada kasus pembunuhan," katanya.
Mendengar penjelasan itu, sejumlah pelanggan Clean House Laundry kemudian memilih pergi. Mereka juga bingung kapan barang-barang yang dilaundry di tempat tersebut dibuka kembali.
"Kuncinya juga sedang dibawa oleh polisi, tidak ada yang bisa membukanya," katanya.
Imam Maulana (19) tahun tewas di tangan Badrun (36) pasangan sesama jenisnya. Korban dihabisi pada Senin (13/11) dini hari.
Lalu mayatnya disimpan sehari dua malam di ruko tersebut, dengan cara dibungkus karpet, terpal, dan kain. Kemudian dibuang di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur pada Selasa pagi kemarin.
Polisi akhirnya mengungkap identitas korban, dan tersangka ditangkap polisi di tempat tinggalnya yang juga tempatnya bekerja pada dini hari tadi. Karena melawan, warga Cilacap, Jawa Tengah tersebut dibedil dua kakinya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya