Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku simpan dua bom di dekat Lapang Pendawa, hanya satu meledak

Pelaku simpan dua bom di dekat Lapang Pendawa, hanya satu meledak Puslabfor Polri olah TKP Bom Bandung. ©2017 Merdeka.com/andrian salam wiyono

Merdeka.com - Terduga pelaku teror bom di Bandung, Yayat Cahdiyat (41) ternyata meletakkan dua bom panci di dekat Lapang Pendawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Hanya saja satu bom panci tidak berhasil meledak. Sedangkan satu bom lainnya berisi paku meledak meski berdaya ledak rendah.

Itu diketahui usai kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca kejadian yang menggegerkan warga pada Senin (27/2) sekitar pukul 08.30 WIB. Olah TKP melibatkan Tim Puslabfor Mabes Polri.

"Ada ‎dua bom di TKP itu. Itu hasil dari olah TKP. Satu meledak dan satu tidak. Sama-sama bom panci. Yang tidak meledak itu dekat lapangan. Kalau yang di bawah meja itu meledak," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Jabar, Selasa (28/2).

Dua bom panci itu terisi paku, gotri dan detonator. "Tapi ternyata hanya satu yang meledak."

Kedua bom itu berhasil diamankan kepolisian. Garis polisi langsung dibentangkan oleh Tim Inafis Polrestabes Bandung. "Makanya TKP langsung diamankan. Di sana dipasang garis polisi," imbuhnya.

Bom panci rakitan pelaku ini tidak menghasilkan daya ledak tinggi. Kapolda Jabar Irjen Pol Anton Charliyan menuturkan, material yang ada di dalam panci ini terlempar sampai 50 meter.

"Ini-kan bom rakitan, dibuat dari panci. Semua orang bisa buat. Karena di dalamnya ada gotri, paku, biji besi yang jarak ledaknya hanya 50 meter. Itu digolongkan low explosive," ucap Anton Charliyan.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP