Pelaku pengeboman di Yogya diduga orang terlatih
Merdeka.com - Bom rakitan meledak di Kompleks Stadion Mandala Krida, Yogyakarta. Polisi menduga, pelaku pengeboman adalah orang yang sudah profesional.
Menurut Kasat Brimob Polda DIY Kombes Pol Gatot Sudibyo dugaan itu dikuatkan setelah tim Gegana Polda DIY melakukan penelitian dan pemeriksaan rangkaian elektrik yang digunakan pelaku.
"Berdasarkan olah tempat kejadian perkara, Satuan Brimob Polda DIY menemukan berbagai bahan yang diperkirakan menjadi bahan rangkaian pembuat bom," tegas Gatot kepada wartawan di Yogyakarta, Rabu (18/4).
Beberapa bahan dan elemen rangkaian yang ditemukan di antaranya aki kering 12 volt, kabel hijau sepanjang sembilan meter, inisiator sebuah soket lampu 9 volt DC, dan kabel panjang 20 cm sebanyak lima buah, 30 cm dua buah, 40 cm sebanyak satu buah dan 15 cm sebanyak satu buah.
"Ledakan itu dikendalikan dari jarak dekat karena ada kabel berwarna hijau sepanjang sembilan meter ke arah timur yang ditemukan di lokasi kejadian. Diperkirakan, pelaku ada di sekitar lokasi kejadian," beber Gatot.
Dia menambahkan, rangkaian bahan-bahan yang menimbulkan ledakan ternyata secara sengaja ditutup dengan tanah dan rumput-rumput yang berada di sekitar lokasi. Tujuannya agar tidak terlihat dari luar.
"Bisa dikatakan, ledakan ini merupakan teror di masyarakat. Namun, sejauh ini, kondisi di Kota Yogyakarta pun masih tetap kondusif. Tetapi, masyarakat diminta tetap waspada dan melapor apabila menemukan benda-benda yang mencurigakan," pungkas Gatot.
Seperti diberitakan sebelumnya ledakan itu terjadi Selasa kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. Lokasi ledakan berada di sisi utara PN Yogyakarta, yang kebetulan saat itu sedang menggelar sidang putusan kasus penganiayaan dengan terdakwa Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yogya, Bambang Teddy. Bambang divonis tiga bulan penjara.
Hingga saat ini, polisi mengaku belum mengetahui apakah ledakan ini sengaja dibuat oleh pihak tertentu atau tidak. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya