Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelaku pembunuhan bocah SD di Depok mau nikah bulan depan

Pelaku pembunuhan bocah SD di Depok mau nikah bulan depan Pelaku dan korban penculikan di Beji Depok. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Rencana pernikahan Begeng dengan calon istrinya harus kandas. Karena saat ini Begeng mendekam di sel tahanan untuk mempertanggunjawabkan perbuatannya. Begeng diduga melakukan penculikan dan pembunuhan terhadap bocah kelas satu SD berinisial J di Depok.

Padahal jika tidak membunuh, Begeng sudah akan mengikat janji dengan Tari (32) bulan Maret. Namun kenyataan berkata lain. Begeng kini harus berhadapan dengan hukum karena telah membunuh J (7) siswa kelas satu SD di Depok.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengatakan, pada dirinya Begeng mengaku punya rencana menikah bulan depan. Namun rencana itu terpaksa gagal terlaksana.

"Dia mau nikah bulan Maret. Tadi saya sudah berbicara dengan dia dan mengakui perbuatannya," kata Arist di Polresta Depok, Senin (8/2).

Meski sudah mengakui perbuatannya, namun Arist belum mendapat pengakuan alasan penculikan J. Untuk mendalaminya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Masih membutuhkan pemeriksaan psikologi forensik untuk membantu mengungkapnya," ucapnya.

Seperti diketahui, Begeng menculik J pada Sabtu (6/2) siang. Dia menjemput di sekolah pakai motor. Korban dibawa ke rumahnya di Lubang Buaya Jakarta Timur. Korban diimingi uang Rp 2.000. Namun korban ditemukan tak bernyawa pada Minggu (7/2) dinihari. Jasadnya sudah dikuburkan di Garut Jawa Barat oleh pihak keluarga.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP