Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pelajar Duel Ala Gladiator di Bondowoso Ternyata Masih Bersaudara

Pelajar Duel Ala Gladiator di Bondowoso Ternyata Masih Bersaudara Tangkapan layar video viral perkelahian dua pelajar SMP di Bondowoso. ©2019 Merdeka.com/Faizin Adi

Merdeka.com - Masyarakat Bondowoso dan sekitarnya tengah dihebohkan dengan beredarnya video dua pelajar yang sedang berkelahi. Video tersebut beredar dengan cepat di media sosial dan sejumlah group WhatsApp.

Dari penelusuran yang dilakukan, peristiwa tersebut terjadi di kawasan Pemakaman China Desa Pakisan, Kecamatan Tlogosari, Bondowoso. Peristiwanya pun masih baru, yakni pada Jumat (23/8). Keduanya merupakan pelajar di sebuah SMP Negeri yang ada di Kecamatan Pujer, Bondowoso.

Yang memprihatinkan, video berdurasi 3 menit 28 detik itu, aksi duel bak gladiator tersebut disaksikan oleh rekan-rekannya sesama pelajar satu sekolah. Bukannya melerai, rekan-rekannya nampak menyemangati duel tersebut. Nampak ada salah satu teman yang melerai namun justru dimarahi oleh pelajar lainnya. Sebagiannya lagi sengaja merekam kejadian tersebut.

Beredarnya video tersebut langsung direspon oleh Pemkab Bondowoso. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso, Harimas, saat dikonfirmasi menyebut, perkelahian tersebut terjadi di luar jam sekolah dan cukup jauh dari lokasi sekolah.

"Saya sudah panggil dan klarifikasi kepala sekolahnya. Ini aksi kenakalan remaja yang amat memprihatinkan," ujar Harimas.

Pihak sekolah dan Dinas Pendidikan menurut Harimas, sudah mempertemukan kedua anak yang berkelahi beserta masing-masing orang tuanya. Upaya itu dilakukan untuk mendamaikan agar permasalahan tidak berkepanjangan. Yang mengejutkan, ternyata kedua pelajar yang berkelahi itu masih ada hubungan saudara.

"Kita sudah mendamaikan. Dua pelajar yang bertengkar berikut orang tuanya sudah dikumpulkan. Ternyata, antar orang tua itu ternyata masih saudara," terang Harimas.

Dinas Pendidikan berharap peristiwa ini tidak terulang lagi. Karena itu, masalah pengawasan dan pembentukan mental remaja akan menjadi perhatian khusus oleh Dinas Pendidikan Bondowoso.

"Kita akan terus tingkatkan pengawasan terhadap pelajar. Ini sebagai upaya pencegahan agar kenakalan remaja yang sekarang bermacam-macam itu, bisa ditekan. Sebab, mereka adalah masa depan bangsa kita," pungkas Harimas.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP