Pelajar di Purwakarta wajib bawa alat kebersihan dua kali seminggu
Merdeka.com - Pelajar di Purwakarta mulai diwajibkan membawa alat kebersihan ke sekolah. Tujuannya, agar terlibat dalam penanganan kebersihan di lingkungan sekolah.
"Instruksi dari pak bupati (Dedi Mulyadi). Mulai pekan depan pelajar harus bawa sapu dan alat kebersihan lainnya," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Purwakarta, Rasmita, Selasa (29/3).
Tujuannya, supaya pelajar terlibat aktif dalam pengelolaan kebersihan di lingkungan sekolah. Tidak hanya mengandalkan petugas kebersihan.
Dia mengatakan, pelajar membawa alat kebersihan dua kali dalam seminggu. Teknisnya, sebelum masuk sekolah para siswa mau pun siswi membersihkan lingkungan sekolah terlebih dulu.
"Jadwalnya setiap hari Selasa dan Kamis. Sebelum masuk sekolah, mereka bersih-bersih lingkungan sekitar sekolah termasuk ruas jalan. Pungut sampah pisahkan sampah plastik dan organik. Sampah organik seperti daun dikumpulkan supaya jadi pupuk untuk menanam pohon di lingkungan sekolah," ujar Rasmita.
Selain itu, Rasmita menjelaskan setiap pelajar juga akan belajar di tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) Cikolotok untuk belajar pengelolaan sampah.
"Selain belajar, instruksi dari pak bupati supaya pelajar mulai peka akan kesadaran sosial, respek pada pemungut sampah yang tiap hari bersihkan Purwakarta dari sampah," imbuhnya.
Penanganan sampah, kata dia, selama ini selalu jadi permasalahan di setiap daerah. Peran pelajar agar sadar dalam pengelolaan sampah menurutnya harus dilakukan sejak dini.
"Jika kesadaran kelola sampah dengan baik dilakukan sejak dini, maka kelak mental warga Purwakarta akan semakin baik," pungkas Ramita.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya