Pelabuhan Bitung dengan segala keluh kesah fasilitas
Merdeka.com - Kekurangan lahan dan beberapa fasilitas lainnya masih terjadi di Pelabuhan Perikanan Samudra Bitung. Dari 20 hektare standar minimal, pelabuhan ini hanya memiliki lahan 8,5 hektare.
"Idealnya, lahan untuk pelabuhan perikanan samudra minimal 20 hektare. Namun, saat ini kami baru memiliki lahan 8,5 hektare," kata Kepala Pelabuhan Perikanan Samudra Bitung Frits P Lesnussa di kantor Pelabuhan Perikanan Samudra Bitung, Jumat (4/12).
Menurut Frits, persoalan lahan ini menjadi salah satu permasalahan dalam pembangunan pelabuhan. Sebelumnya, pelabuhan Bitung hanya memiliki lahan 5,7 hektare yang akhirnya bertambah luas setelah proses penggantian lahan PT Perikanan Nusantara.
Pelabuhan Bitung ©2015 Merdeka.com
"Selain kekurangan lahan, permasalahan yang juga terjadi di pelabuhan ini adalah kapasitas dermaga bongkar muat,daya listrik yang pula masih terbatas dan masih kurangnya pasokan air," ungkapnya.
Frits memaparkan, dermaga di pelabuhan yang terbatas ini tidak bisa untuk menampung kapal berkapasitas lebih dari 30 GT yang akhirnya diatasi dengan pembangunan dermaga berukuran 150 meter dan 130 meter.
"Sedangkan untuk daya listrik, di sini hanya tersedia30 KVA. Kami sudah mengusulkan penambahan daya listrik 150 KVA. Semoga cepat dikondisikan," tuturnya.
Lanjutnya, Pelabuhan Bitung pun diketahui masih kekurangan pasokan air bersih.
"Air bersih di kita terbatas hanya 70 ton. Untuk mengatasinya, kami juga sudah mengusulkan pengeboran sumur artesis dan pembangunan tandon air berkapasitas 400 ton," tutupnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya