Pekerja bangunan tewas dengan kepala pecah usai tertimpa marmer
Merdeka.com - Nasib malang menimpa seorang pekerja bangunan, Sarip Hidayat (37). Sarip tewas mengenaskan saat tumpukan keramik menimpa dirinya kala tengah dipindahkannya dari truk pengangkut.
Kecelakaan kerja itu terjadi di Jalan Ridwan 2 RT 10/ 07 Kelurahan Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sarip tewas setelah tertimpa puluhan keramik yang beratnya mencapai ratusan kilogram.
Dari keterangan beberapa rekan korban, saat kejadian Sarip tengah menurunkan marmer dari atas truk dengan menggunakan tali tambang. Tali tersebut diikatkan ke bambu untuk membantu mengangkat marmer agar lebih mudah dan cepat didistribusikan. Malang, saat menggeser marmer pertama, tiba-tiba marmer yang ada diurutan belakangnya ambruk sehingga terjatuh dari truk dan menimpa Sarip.
"Pada saat jatuh itu, Sarip berada di samping truk, sehingga ia tertimpa ratusan marmer yang tengah dipindahkan,'' kata saksi di lokasi kejadian, Tursimin (42), Rabu (27/4).
Akibat insiden itu, kepala Sarip pecah dan badannya remuk setelah marmer berbahan batu seberat ratusan kilogram itu jatuh. Sementara itu, Kapolsek Kebayoran Lama Kompol Agus Rizal menduga, tali penyangga yang bertugas untuk mengaitkan marmer tidak kuat menopang beban, sehingga beberapa marmer yang tengah digantung langsung jatuh ke bawah.
Untuk itu, pihak kepolisian untuk sementara menyimpulkan kalau Sarip tewas karena kecelakaan kerja. "Kini kami masih memeriksa sejumlah saksi. Sementara, jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk diautopsi," kata Agus.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya