Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pegawai KPK Lolos Tes TWK akan Dilantik Jadi ASN di Hari Pancasila

Pegawai KPK Lolos Tes TWK akan Dilantik Jadi ASN di Hari Pancasila KPK. ©2017 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana menyebut pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) akan dilantik menjadi aparatur sipil negara (ASN) pada 1 Juni 2021, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.

"Betul, rencananya begitu (dilantik 1 Juni 2021)," ujar Bima saat dikonfirmasi, Selasa (11/5/2021).

Bima menyebut, pihaknya hanya akan melantik 1.274 pegawai KPK yang lolos TWK, sementara 75 pegawai yang tak lolos TWK bukan tanggung jawab pihaknya. Menurut Bima, 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK tanggung jawab pimpinan KPK.

"Keputusannya di Pimpinan KPK," kata Bima.

Bima mengatakan pihaknya hanya menetapkan nomor induk pegawai (NIP) ASN kepada pegawai yang lulus TWK. Nomor itu akan didaftarkan ke dalam penyimpanan data BKN.

"Menetapkan NIK ASN, ASN harus terdaftar dan masuk dalam daftar data base di BKN," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan pihaknya hanya mengumumkan hasil asesmen tes wawasan kebangsaan (TWS) terhadap 1.351 pegawai lembaga antirasuah sebagai syarat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Menurut Ghufron, dari 1.351 pegawai, 75 di antaranya tak lulus uji TWK tersebut. Namun Ghufron memastikan pihaknya tak pernah mengumumkan akan adanya pemecatan terhadap pegawai yang tak lulus uji TWK tersebut.

"Kami hanya mengumumkan hasil TWK, dan tidak ada pemecatan kepada siapapun pegawai KPK," ujar Ghufron saat dikonfirmasi, Minggu (9/5/2021).

Ghufron memastikan pihaknya bukan melempar tanggung jawab terkait hasil uji tes wawasan kebangsaan (TWK) yang dijalani pegawai lembaga antirasuah sebagai syarat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Ghufron menyatakan demikian berkaitan dengan pernyataan yang menyebut KPK akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Kemenpan RB untuk menentukan langkah terhadap 75 pegawai yang tak lulus TWK.

"Hal ini bukan kami melempar tanggung jawab, namun untuk menyamakan persepsi dan berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga yang tugas dibidang aparatur sipil negara," kata Ghufron.

Sebanyak 75 pegawai KPK tak lolos uji TWK. Sebagian pihak menyebut TWK ini bertujuan menyingkirkan pegawai KPK yang berintegritas lantaran soal-soal yang muncul dalam TWK dianggap janggal dan tak berkaitan dengan pemberantasan korupsi.

Sempat beredar juga informasi jika 75 pegawai yang tak lolos TWK akan dipecat. Namun sejauh ini KPK menyatakan belum menentukan nasib ke-75 pegawai tak lolos menjadi ASN tersebut.

Reporter: Fachrur Rozie

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP