Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pegang paspor kedaluwarsa, 15 imigran ditahan Polda Jatim

Pegang paspor kedaluwarsa, 15 imigran ditahan Polda Jatim imigran gelap. ©REUTERS

Merdeka.com - Satgas Polda Jawa Timur mengamankan 80 imigran gelap asal Iran dan Irak di daerah Tuban, Jumat (15/3) dini hari. Sebanyak 15 dari 80 imigran terpaksa ditahan pihak kepolisian karena memegang dokumen kedaluwarsa.

Menurut Kasubdit III Renata Polda Jawa Timur, AKBP Wiji Suwartini, 80 imigran itu ditangkap saat mengendarai bus dengan nomor polisi WA 7259 L dan mobil jenis Pajero Sport F 1061 NV.

"Kedua kendaraan yang ditumpangi para imigran itu tengah melintas di Jl Panglima Sudirman, Tuban. Selanjutnya, petugas menghentikan laju kedua kendaraan tersebut," kata Wiji, di Mapolda Jawa Timur.

Petugas yang berjaga di Pos Pantai Boom, Tuban menaruh curiga dengan isi bus itu kemudian memberhentikannya.

"Kemudian petugas memeriksa seluruh penumpang beserta barang bawaannya, termasuk sopir dan kenetnya," jelasnya.

saat ini, 80 imigran itu sudah berada di Mapolda Jawa Timur. Sebanyak 49 orang berjenis kelamin laki-laki dewasa, 11 perempuan dewasa, 11 perempuan anak-anak dan 9 anak laki-laki.

"Para imigran itu tiba di Polda Jatim pagi tadi dan langsung kami lakukan pemeriksaan dan pendataan. Dan dari pemeriksaan itu, diketahui 15 di antaranya memiliki dokumen kedaluwarsa dan terpaksa kami tahan. Sedang sisanya memiliki dokumen lengkap seperti paspor dan visa, sehingga bisa kami bebaskan usai pemeriksaan," beber Wiji.

Menurut Wiji, 65 imigran yang berdokumen lengkap akan dikembalikan ke Jakarta dan bisa pergi ke mana saja sesuai keinginan mereka.

"Sedangkan ke 15 imigran ini, bisa dicurigai sebagai imigran gelap, karena tak memiliki dokumen resmi. Mereka akan kami serahkan ke kantor imigrasi di Tanjung Perak," tandas Wiji. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP