Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pecat Dewie Limpo, Hanura tunggu Wiranto kembali dari luar negeri

Pecat Dewie Limpo, Hanura tunggu Wiranto kembali dari luar negeri Dewie Yasin Limpo. ©2015 merdeka.com/al amin

Merdeka.com - Partai Hanura akan memecat kadernya Dewie Yasin Limpo lantaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkannya sebagai tersangka kasus korupsi. Menurutnya,Dewie terbukti menerima suap sebesar 177.700 Dolar Singapura dari pengusaha.

"Partai Hanura tidak akan melakukan pembelaan dan bahkan akan memecat kader yang jelas-jelas terjerat kasus korupsi. Apalagi yang bersangkutan saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena terbukti menerima suap sebesar 177.700 Dolar Singapura dari pengusaha yang berinisial Septyadi dan Hari alis har," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Dimas Hermadiyansyah dalam rilis yang diterima Merdeka.com di Jakarta, Rabu (22/10).

Atas hal tersebut, kata dia, pemecatan akan dilakukan setelah kembalinya Ketua Umum partai Hanura Wiranto dari luar negeri. Pihaknya pun merasa kaget dan kecewa karena Hanura dikenal sebagai partai bersih mesti dinodai oleh kasus korupsi anggota DPR komisi VII itu.

"Proses tersebut saat ini tinggal menunggu Ketua Umum kembali dari Luar Negeri. Hal ini membuat kaget dan kecewa jajaran pengurus partai yang dipimpin oleh Wiranto, pasalnya selama ini Partai Hanura melekat predikat sebagai Partai terbersih. Ini merupakan pelajaran berharga bagi kami agar hal tersebut tidak terulang lagi," terang Dimas.

Meskipun begitu, dia menilai penetapan Dewie sebagai tersangka korupsi sebagai masalah personal dan tak ada kaitannya dengan Partai. Sehingga, Dewi mesti mempertanggungjawabkannya sendiri di mata hukum.

"Apa yang dilakukan Bu Dewie tidak ada kaitannya dengan partai karena kasus yang menimpanya adalah masalah personal. Ini merupakan cambuk bagi kami untuk memperbaiki sistem rekrutmen dan pembinaan kader, kami juga mohon doa agar kasus ini segera selesai serta semoga di kemudian hari tidak ada lagi kader Partai Hanura yang terlibat kasus hukum," pungkasnya.

Seperti diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) kepada Dewie Yasin Limpo di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng,Selasa malam. Ia ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus suap pembahasan anggaran pembangkit listrik tenaga mikro hidro di Kabupaten Deiyai Papua tahun anggaran 2016.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP