Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PDIP Usul Pangkas Anggaran Dewan Rp10 Miliar untuk Penanganan Covid-19

PDIP Usul Pangkas Anggaran Dewan Rp10 Miliar untuk Penanganan Covid-19 Ilustrasi. ©2020 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusulkan pemangkasan anggaran sejumlah kegiatan yang ada di DPRD Solo selama tahun 2020. Total anggaran diperkirakan mencapai Rp10 miliar tersebut akan disumbangkan untuk penanganan wabah Covid-19 di Solo.

Usulan tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDIP DPRD Kota Solo YF Sukasno seusai rapat yang dihadiri 30 pimpinan dan anggota fraksi. Dalam rapat tersebut, menurut Sukasno, seluruh anggota sepakat untuk mengusulkan adanya pengurangan anggaran sejumlah kegiatan dewan dan sekretariat dewan.

"Jadi hasil rapat fraksi, kita cermati dari beberapa anggaran yang tidak akan mengganggu kinerja kita sampai akhir tahun. Itu ketemu angka Rp10 miliar lebih. Yang itu bisa dipotong dan digunakan untuk membantu penanganan wabah Covid-19 di Solo," ujar Sukasno, Jumat (17/4).

Sukasno mengungkapkan sedikitnya ada 9 jenis kegiatan dewan dari hasil pencermatan anggaran FPDIP yang bisa dipangkas untuk kegiatan pada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo.

Yakni perjalanan dinas senilai Rp3,5 miliar; pembentukan raperda Rp1 miliar; bintek dewan Rp750 juta; sosialisasi raperda Rp250 juta, penyerapan aspirasi Rp2,250 miliar, makan minum rapat Rp350 juta; jamuan tamu Rp550 juta; perjalanan dinas Setwan Rp1 miliar; dan bintek Setwan Rp500 juta.

Pemotongan anggaran tersebut, dikatakan Sukasno, hanya di lingkup dewan. Yakni terdiri dari beberapa item, seperti perjalanan dinas, sosialisasi raperda, bintek, peningkatan kapasitas, sekretariat dewan dan sebagainya.

Dia berharap eksekutif yakni, wali kota Solo dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait akan melakukan rasionalisasi yang semuanya dipakai untuk anggaran di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solo. Yakni untuk pembelian sembako bagi masyarakat yang terdampak atau masyarakat miskin dan rentan miskin.

"Kami sudah mengirimkan surat ke ketua dewan dan pimpinan dewan yang lain. Jadi kami ini mengusulkan untuk bisa dipotong anggaran-anggaran tersebut," katanya.

Sebelumnya FPDIP Solo juga berencana untuk tidak mengambil masa reses bulan April 2020. Anggaran reses senilai sekitar Rp1,3 miliar akan dialihkan untuk membantu penanganan wabah Covid-19 atau virus Corona di Kota Solo.

"Berdasarkan kesepakatan rapat dan instruksi DPC PDIP Kota Surakarta, untuk bulan April yang nanti akan jatuh reses kedua, kami sepakat untuk tidak mengambil jatah reses. Anggarannya kita hibahkan untuk penanganan wabah Covid-19 di Kota Solo. Ada kurang lebih Rp1,3 miliar dari 30 anggota FPDIP yang tidak mengambil reses," ujar Sukasno, Rabu lalu.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP