PDIP: Tambah anggaran agar alutsista tak jadi peti mati prajurit TNI
Merdeka.com - Fraksi PDIP DPR mendorong anggaran pertahanan terus ditambah dari tahun ke tahun. Langkah ini dilakukan agar TNI tidak membeli alutsista bekas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. PDIP mendukung langkah pemerintah menaikkan anggaran pertahanan Rp 250 triliun sampai 2019.
"Fraksi PDI Perjuangan terus mendorong agar anggaran pertahanan dari tahun ke tahun terus meningkat dan seimbang sesuai dengan kebutuhan riil sektor pertahanan kita," ujar anggota Komisi I dari PDIP Charles Honoris melalui pesan tertulisnya, Selasa (20/12).
Dia menuturkan alokasi anggaran untuk TNI AU memang terbilang kecil. Oleh sebab itu, kata dia, penambahan anggaran harus didorong agar reformasi pengelolaan alutsista di tubuh TNI bisa dilakukan.
"Terkait kebijakan anggaran, untuk tahun 2017 nanti, anggaran untuk TNI AU memang yang paling kecil. Dari rencana anggaran Rp 108 triliun, matra udara hanya mendapat alokasi Rp 13,8 triliun," jelasnya.
Kecelakaan pesawat milik TNI disebut-sebut karena usia pesawat yang sudah uzur. Charles tidak ingin pesawat TNI AU yang sudah uzur hanya menjadi peti mati bagi prajurit TNI berbakat. Karena itu alokasi anggaran untuk pengadaan alutsista harus ditambah.
"Prajurit TNI itu dilatih dan dididik untuk menghadapi ancaman dan musuh NKRI, bukan untuk mati karena kelalaian institusi. Jangan jadikan pesawat dan alutsista sebagai peti mati prajurit kita," ucapnya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya