Pawang kerbau bule Kraton Solo tewas gantung diri
Merdeka.com - Pawang kerbau bule Keraton Kasunanan Surakarta, Solo, Jateng Utomo Gunadi (61) atau yang akrab dipanggil babe mengakhiri hidupnya dengan cara tragis. Babe tewas bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya di pohon beringin sebelah timur di Alun-alun Selatan, Pasar Kliwon, Minggu (10/6) pagi tadi.
Dugaan sementara, babe nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis karena depresi setelah penyakit stroke yang sudah dideritanya bertahun-tahun tak kunjung sembuh.
Informasi yang dihimpun merdeka.com, kejadian itu korban babe alias Mbah Gunadi sudah selama sekitar 10 tahun mengabdikan hidupnya menjadi pawang kerbau bule itu pernah menderita penyakit stroke.
Babe yang sehari-hari tingga di Dusun Bibis Wetan RT 05/RW XXI, Desa Gilingan, Kecamatan Banjarsari ini jasadnya pertama kali ditemukan oleh istrinya Yanti dan temanya Bambang sekitar pukul 05.30 WIB.
Diduga, babe bunuh diri sekitar pukul 04.00 WIB. Melihat peristiwa itu, Yanti pun histeris dan langsung memanggil warga dan kerabat untuk melakukan pertolongan.
Usai mendapatkan laporan, petugas kepolisian dari Polres Surakarta pun datang untuk melakukan evakuasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, saat jasad korban akan dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan otopsi, pihak keluarga korban menolak dan meminta jenasah langsung dibawa ke rumah duka saja.
Sunaryo (52) salah seorang saksi mengatakan dirinya kaget melihat Gunadi tewas dengan tubuh menggantung pada pohon beringin yang berada di tengah Alun-alun Kidul.
“Padahal tadi malam (Sabtu, (9/6) malam-red), babe masih ngobrol ngalor ngidul dengan saya. Namun, belakangan terakhir terlihat murung dan diam,” ungkap Sunaryo.
Kapolresta Solo, Kombes Pol Asjima’in melalui Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Parni Handoko usai kejadian mengatakan besar kemungkinan korban tewas dan nekat melakukan aksi gantung diri diduga karena depresi akibat penyakit strokenya yang menahun.
"Tidak ada tanda-tanda penganiayaan dan kekerasan yang kami temukan pada tubuh korban. Belakangan terakhir, korban bahkan sempat melakukan bunuh diri tapi selalu digagalkan keluarga. Mengenai depresinya apa, yang lebih tahu dari keluarga," ungkap Parni.
Di sisi lain ada pula kabar yang menyebut tindakan nekad itu dilakukan bukan lantaran penyakit stroke. Babe juga sering depresi dan mengeluh atas ontran-ontran atau masalah perebutan kekuasaan yang terjadi di Keraton Kasunanan Hadiningrat Surakarta, tempat dirinya mengabdikan diri untuk merawat Kyai Slamet seekor kerbau yang dianggap sebagai pusaka peninggalan raja Surakarta yang dianggap keramat. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya