Pawang hujan patok tarif hingga jutaan
Merdeka.com - Segala cara dilakukan para penyelenggara event tahun baru agar hujan tidak turun di lokasi demi kesuksesan acara yang digelarnya. Salah satu kiatnya adalah menyewa jasa pawang hujan.
Tingginya permintaan berakibat naiknya tarif pawang hujan, bahkan hingga tembus harga jutaan. "Tarif antara Rp 250 ribu hingga jutaan rupiah. Harga yang diberikan itu tergantung skala acara dan seberapa besar lokasinya. Tapi kalau pentas besar bisa jutaan," ujar Mbah Marmo, seorang pawang hujan berasal dari Gunung Pati, Semarang kepada merdeka.com, Senin (31/12).
Pawang hujan berusia 70 tahun ini mengaku setiap harinya selalu ada warga yang datang ke rumahnya minta bantuan agar terhindar dari hujan pada saat acara berlangsung. Dia mematok tarif untuk acara pernikahan hanya Rp 250 ribu.
"Tergantung penting dan besar tidak acaranya. Kalau hajatan pengantin saya biasa diberi 'mahar' Rp 200 ribu atau Rp 250 ribu," katanya.
Namun rupanya, ada pula pawang hujan yang tidak komersil yaitu Mbah Slamet Subarno. Pawang hujan asal Sleman, Yogyakarta yang tidak memasang tarif dalam menerima permintaan memindahkan hujan.
"Jika untuk pernikahan saya menyarankan mencari hari yang baik dalam perhitungan Jawa. Soal hujan atau tidak saya beri mereka tip cara menolak hujan yang sederhana. Saya tidak pernah mematok harga. Seikhlasnya. Rokok saja saya sudah bersyukur," kata dia. (mdk/ded)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya