Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Patuhi Presiden, Mendikbud ancam cabut KIP jika disalahgunakan

Patuhi Presiden, Mendikbud ancam cabut KIP jika disalahgunakan Bantuan Kartu Indonesia Pintar. ©2017 merdeka.com/irwanto

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan. Salah satu agendanya adalah pencairan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) bagi 1.717 siswa di kabupaten itu.

Di hadapan ratusan guru dan siswa, Muhajir meminta bantuan tersebut dapat digunakan untuk keperluan biaya pendidikan. Jika disalahgunakan, pihaknya tak segan-segan mencabut KIP tersebut dari pemiliknya.

"Jangan disalahgunakan, apalagi mau beli pulsa, rokok, atau beli handpone atau malah beli narkoba. Kalau sudah begitu, saya cabut kartunya, tidak bisa digunakan lagi karena ini petunjuk Presiden langsung," kata Muhajir, Senin (20/3).

Muhadjir menjelaskan, pencabutan tetap dilakukan meski penerimanya telah dianggarkan pada tahun tersebut. Sebab, KIP ini tidak diberikan kepada setiap siswa melainkan yang memenuhi kriteria, terutama dari golongan kurang mampu.

"Kalau sudah dicabut tidak bisa diberikan lagi untuk tahun-tahun berikutnya," tegasnya.

Menurut dia, alokasi penyaluran bantuan KIP tahun ini mencapai Rp 10 triliun dari total anggaran Kemendikbud sebesar Rp 39 triliun. Sementara target penyaluran KIP tahun ini sebanyak 17,8 juta penerima.

"Memang anggaran kita paling besar menyerap KIP, bisa meningkat tahun-tahun berikutnya. Minimal, KIP ini bisa membantu siswa sekolah ke tingkat menengah atas," jelas Muhadjir.

Sedangkan Bupati PALI, Heri Amalindo merincikan KIP tersebut dibagikan bagi 475 siswa SD, SMP 585 dan siswa SMA 410 orang. Pihaknya akan memantau pemanfaatan dan penyaluran KIP sesuai aturan berlaku.

"Kita pantau langsung di lapangan. Diharapkan bisa meningkatkan prestasi siswa," pungkasnya.

(mdk/msh)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP