Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Patroli PPKM, Pecalang di Ubud Bali Disabet Sabit

Patroli PPKM, Pecalang di Ubud Bali Disabet Sabit Pembacok pacalang. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang pria bernama I Made Netra (41) alias Kaprot ditangkap kepolisian Polsek Ubud, Gianyar, Bali, karena melakukan pengancaman dan pengerusakan saat para pecalang melakukan patroli Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Kerugian materiil, kaca lampu sen belakang sebelah kiri mobil merek Toyota Hilux warna hitam," kata Kapolsek Ubud, AKP I Gede Sudyatmaja, Senin (15/2).

Peristiwa itu terjadi, pada Sabtu (13/2) sekitar pukul 21.30 Wita, bertempat di Pinggir Jalan Cempaka, Banjar Kumbuh, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Saat itu, saksi bernama I Wayan Balik bersama tiga orang teman pecalangnya yakni I Made Dita, I Wayan Weta, I Wayan Kartika melaksanakan patroli dalam rangka PPKM di seputaran Desa Mas. Saat itu, I Made Dita mengemudikan mobil Toyota Hilux sedangkan saksi lainnya duduk dibelakang.

Kemudian, saat para saksi tiba di TKP bertemu dengan dengan pelaku di depan Villa Gusde House yang saat itu sepeda motor pelaku parkir melintang di tengah jalan. Lalu, saksi I Made Dita berhenti di depan Gusde House dan memarkirkan mobil yang dikendarainya.

Selanjutnya, saksi lainnya langsung turun dari mobil tersebut dan menyuruh pelaku untuk pulang dan memindahkan sepeda motornya yang parkir menghalangi jalan. Sedangkan, dua orang teman saksi I Wayan Weta dan I Wayan Kartika menunggu di diatas mobil.

Namun, setelah saksi meminta pulang kepada pelaku dan memindahkan sepeda motornya, pelaku langsung mengambil sepeda motor miliknya dan pergi masuk ke villa tempatnya bekerja. Lalu, saksi I Wayan Balik mencuci tangan di depan Villa Gusde House dan tiba-tiba pelaku datang mendekat ke mobil sambil mengacung-acungkan sebilah sabit sambil berkata, "Kayak kamu saja yang paling tau masalah Covid,".

Melihat hal itu, saksi I Made Dita langsung berlari ke dalam Villa Gusde House sedangkan saksi I Wayan Balik melihat temannya yang bernama I Wayan Weta turun dari mobil dan berlari ke arah utara. Sementara, saksi I Wayan Kartika berlari ke arah selatan, karena pelaku tidak bisa mengejar I Wayan Kartika dan I Wayan Weta, maka pelaku langsung menghampiri I Wayan Balik.

Kemudian, pelaku langsung mengayunkan sabitnya ke arah kepala saksi I Wayan Balik. Namun, saat itu saksi bisa menghindar dari ayunan sabit tersebut dan setelah berhasil menghindar saksi langsung lari ke arah utara di Jalan Cempaka.

"Saat itu yang bersangkutan berusaha mengejar saksi namun tidak berhasil. Kemudian, yangbersangkutan mengejar langsung kembali ke tempat memarkir mobil pecalang dan merusak lampu sen belakang sebelah kiri. Selanjutnya, saksi langsung melaporkan peristiwa tersebut ke ke Polsek Ubud," imbuhnya.

Berdasarkan laporan itu, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku di sebuah villa yang berlokasi di Jalan Cempaka, Banjar Kumbuh, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Sementara, barang bukti yang diamankan satu buah sabit, pecahan kaca lampu sen belakang sebelah kiri mobil merek Totota Hilux warna hitam dengan Nomor Polisi DK 9644 LA." satu buah sabit dengan gagang besi dalam keadaan patah," ujar Sudyatmaja.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP