Pasukan Brimob bersiaga di dekat Gereja GPIB Gideon Depok
Merdeka.com - Puluhan personel Brimob Kelapa II Depok bersiaga di dekat Gereja GPIB Gideon. Ini menyusul adanya insiden yang terjadi di Mako Brimob Kelapa II Depok, Selasa (8/5).
Pantauan di lapangan, sejumlah personel Brimob Kelapa II Depok berkumpul di pelataran Gereja GPIB Gideon. Mereka terlihat duduk-duduk mengawasi areal sekitar. Sementara di seberang gereja ada pula anggota yang berdiri membentuk barikade.
Sementara itu, sepanjang Jalan Komjen M Yasin tepat dari depan Kampus Gunadarma ditutup. Polisi mensterilisasi hingga ke depan RS Rumah Sakit Bhayangkara.
Sampai saat ini juga kepolisian masih menerapkan rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, empat petugas menjadi korban kericuhan. Mereka adalah Iptu Sulastri, Brigadir Lalu Abdul Haris, Briptu Hadi Nata, dan Bripda Rahmadan.
"Pelaku masih lidik," tutur Argo dalam keterangannya, Rabu (9/6).
Para korban kini mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramatjati, Jakarta Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Iptu Sulastri (38) yang bertugas di Direktorat Penyidik Mabes Polri mengalami luka memar mata sebelah kiri dan memar di mulut. Kemudian Brigadir Lalu Abdul Haris (30) dari Direktorat Penyidik Mabes Polri menderita luka sobek dalam di kepala belakang.
Briptu Hadi Nata (26) merupakan anggota Densus 88 Mabes Polri yang mengalami cidera luka sobek di kepala. Satu lagi yakni Bripda Rahmadan (20) yang juga anggota Densus 88 Mabes Polri, menderita luka di kepala karena terkena lemparan asbak.
"Dilaporkan ke Polda Hari Selasa Tanggal 8 Mei 2018 jam 23.17 WIB," ujar Argo.
Mabes Polri sendiri hingga kini masih belum merinci insiden yang terjadi di ruang tahanan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Meski demikian, kepolisian memastikan tidak ada korban tewas dalam peristiwa tersebut.
Reporter: Ady AnugrahadiSumber: Liputan6.com
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya