Paskah di Pekanbaru yang ternoda amarah
Merdeka.com - Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sumber Sari, di Jalan Tanjung Datuk, Kota Pekanbaru, Riau, sedianya menggelar ibadah Paskah kemarin, Minggu (27/3). Namun, kenyataannya berbanding terbalik. Suasana tegang meliputi tempat itu.
Penyebabnya, jemaat pendukung dua pendeta terlibat perselisihan. Pertikaian itu terjadi pasca ibadah pagi, pukul 08.30 WIB. Ditengarai kericuhan itu lantaran adanya penolakan pelantikan pendeta baru, Kepas Purba, menggantikan pendeta Kana Silitonga.
Jemaat pendukung pendeta Kana Silitonga menolak permintaan massa pendukung pendeta Kepas Purba. Hal itu lantaran masa kepemimpinan pendeta Kana belum berakhir. Namun, kubu seberang menuding pendeta Kana membikin kesalahan, sehingga harus lekas diganti.
Vera Luasiana, salah seorang jemaat gereja mengatakan, sedianya pergantian pendeta itu dilakukan pada hari ini. Namun, terjadi penolakan antara pendukung pendeta baru dan pendeta lama hingga berakhir kericuhan.
Seperti dilansir dari Antara, Vera mengatakan akibat kericuhan itu, ibadah seharusnya dilakukan pada pukul 10.30 WIB urung dilakukan. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya