Pasien terus Meningkat, RSUD Margono Banyumas Kekurangan APD
Merdeka.com - Ketersediaan alat perlindungan diri (APD) semakin minim di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Margono Soekarjo, Kabupaten Banyumas. Untuk menjamin ketersediaan APD, RSUD Margono berencana memproduksi APD mandiri. Sebab, APD mengalami kelangkaan serta harga terus melambung dari suplier.
Di sisi lain, jumlah pasien terus meningkat. RSUD Margono sendiri menjadi salah satu RS rujukan utama Corona Virus Disease (Covid-19) di Jawa Tengah.
Juru Bicara RSUD Margono, Veronica Dwi Winahyu mengatakan produksi APD mandiri memang berkaitan dengan jumlah pasien yang terus meningkat. Untuk memenuhi ketersediaan APD, pihak RSUD Margono sudah mulai berkoordinasi dengan para pengusaha konveksi dan penjahit untuk memproduksi APD secara mandiri.
“Kita memang berusaha untuk mencari terus, mencari terus. Kita sambil jalan. Oh iya, kita sedang berusaha membuat. Pokoknya kita bagaimana caranya dalam waktu dekat memenuhi. Mengingat pasiennya tiap hari tambah terus,” kata Veronica.
RSUD Margono kini juga menambah kapasitas ruang isolasi yang sebelumnya hanya enam pasien menjadi 12. Penambahan kapasitas dilakukan secara bertahap.
Sementara itu, Bupati Banyumas, Achmad Husein dalam laporannya terkait perkembangan kasus Corona Virus Disease (Covid-19) di Banyumas mengatakan, bahwa di RSUD Margono Soekarjo terdapat 5 Pasien dalam pengawasan (PDP). Satu pasien terkonfirmasi positif Covid-19.
“Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Margono dalam keadaan sakit,” kata Husein melalui akun aplikasi berbagi foto video miliknya, Jum’at (27/3).
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya