Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasien diduga suspect MERS dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan

Pasien diduga suspect MERS dirujuk ke RSUP Adam Malik Medan CCTV Pasien diduga suspect MERS. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang lagi pasien suspect MERS dirawat di RSUP Adam Malik, Medan, Selasa (6/5). Perempuan berinisial SHN (50) ini diketahui juga baru pulang dari umrah.

"Pasien dirujuk dari rumah sakit di Lubuk Pakam Deli Serdang," kata Prof Dr Luhur Suroso, Ketua Departemen/SMF Paru RSUP H Adam Malik, Medan.

Pasien baru ini diketahui berasal dari Desa Liberia, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai. Dia berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan umrah pada 20 April 2013 dan kembali pada Jumat (2/5) lalu.

Sepulangnya ke Tanah Air, SHN dirawat di RS Medistra Lubuk Pakam, Deli Serdang. Dia mengalami demam, sehingga dirujuk ke RSUP Adam Malik.

"Tiba di RSUP Adam Malik pada Senin (5/5) se 16 30. Kondisinya demam seperti flu biasa tapi leukosit dan trombositnya masih tinggi. Kondisinya tidak seburuk pasien (suspect MERS yang meninggal dunia) kemarin. Mereka juga berbeda penerbangan," sambung Luhur.

Saat ini SHN masih dirawat di gedung Rawat Infeksius RSUP H Adam Malik, Medan. Namun, berdasarkan pemeriksaan lanjutan yang dilakukan, kondisi pasien ini masih baik. "Kondisinya bagus, leukosit trombosit bagus tidak turun. Foto thorax juga bagus, tidak ada tanda-tanda pnemonia," jelas Luhur, seusai memeriksa SHN.

Luhur juga mengingatkan agar rumah sakit di daerah benar-benar memeriksa pasien sebelum merujuknya ke RSUP Adam Malik. "Jangan hanya karena baru pulang umrah, lalu sakit sedikit, dikirim ke sini. Seharusnya diperiksa dulu lebih mendalam," imbaunya.

Sebelumnya, seorang pasien suspect MERS, Ks (54), meninggal di RSUP Adam Malik Medan. Dia diduga mengidap penyakit itu karena baru pulang umrah dan mengalami keluhan mirip penderita yang terserang Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-Cov).

Kondisi Ks sudah sangat parah. Dia demam tinggi dan sesak napas. Selain ada infeksi yang cepat pada paru-paru, leukosit dan trombositnya juga sangat rendah.

Ks hanya dirawat beberapa jam di RSUP H Adam Malik sebelum meninggal dunia. "Tapi pasien itu masih suspect belum terkonfirmasi MERS, karena swap (sampel cairan tenggorokan) tidak diambil karena tidak diizinkan keluarga," jelas Luhur. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP