Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasca bom, tempat ibadah di Jawa Timur dijaga ketat personel TNI-Polri

Pasca bom, tempat ibadah di Jawa Timur dijaga ketat personel TNI-Polri Iring-iringan bus napi terorisme. ©2018 Merdeka.com/Abdul Azis Rasjid

Merdeka.com - Polda Jawa Timur dan Kodam Brawijaya bekerjasama untuk mengamankan wilayah Jawa Timur pascabom gereja di Surabaya. Khusus hari Minggu nanti akan ada patroli khusus untuk mengamankan semua tempat ibadah dan tempat-tempat yang dinilai perlu ditingkatkan lebih kewaspadaannya.

"Kita kerja sama dengan Panglima Kodam untuk patroli gabungan, terutama pada Minggu nanti. Mungkin bersama unsur Banser mengamankan gereja-gereja. TNI patroli di lingkungan tempat kemungkinan rawan. Kita berharap mudah-mudahan tidak terjadi lagi," kata Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin di Mapolda Jatim, Kamis (17/5).

Machfud memastikan saat ini situasi di Jawa Timur mulai pulih. Dia mencontohkan saat tarawih kemarin, di masjid Agung sampai 20.000 orang jemaah. Dia mengharapkan masyarakat tidak perlu takut dan dapat beraktivitas normal.

"Saya kira aktivitas masyarakat kembali normal. Sekolah kembali biasa aktivitas di perdagangan berjalan, di perkantoran juga berjalan," ucapnya.

Machfud menuturkan dari Mabes Polri sudah menginstruksikan untuk mengingat pengamanan, dan diperbantukan oleh TNI. Maka dari itu, terhitung sejak Jumat besok, akan mulai pengetatan di tempat-tempat ibadah.

"Di tingkat pusat ada kebijakan pak Kapolri dan TNI itu penindakan diperkenan di Densus begitu. Kalau kita di wilayah patroli sama-sama di pengamanan," tandasnya.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP