Pasar tumpah dan jalan rawan di Solo yang harus diwaspadai pemudik
Merdeka.com - Sedikitnya terdapat 9 pasar tumpah yang menempati badan jalan di Kota Solo, yang berpotensi menimbulkan kemacetan saat arus mudik Lebaran nanti. Pasar-pasar tradisional tersebut dipastikan akan diserbu warga dan pedagang dadakan. Tak hanya dari Kota Solo, namun juga beberapa kabupaten sekitarnya, seperti Sukoharjo, Boyolali, Sragen dan Karanganyar.
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafi’i mengatakan, kesembilan lokasi tersebut adalah Pasar Klewer, Singosaren, Kadipolo, Jongke, Nusukan, Pasar Gede, Pasar Legi, Joglo dan Pasar Kleco atau Sidodadi. Untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait.
"Ada sedikitnya 9 lokasi pasar tumpah di Solo yang memiliki potensi menjadi penyebab kemacetan. Kami mengimbau pedagang agar tidak menggunakan badan jalan berjualan," ujar Imam Syafi’i, Selasa (13/6).
Kepala Disnas Perhubungan (Dishub) Solo, Hari Prihatno menambahkan, pihaknya akan bekerjasama dengan Dinas Perdagangan untuk mengantisipasi membludaknya pedagang yang memanfaatkan momen Lebaran. Pihaknya tak ingin kondisi tersebut berakibat terjadi kemacetan di Kota Solo, sehingga mengganggu kelancaran pemudik.
Sementara untuk mengurangi terjadinya kecelakaan, Kasatlantas mengaku telah memetakan empat jalan yang dinilai rawan. Yakni Jalan Adi Sucipto, Jalan Sumpah Pemuda, Jalan Ir Sutami serta Jalan Ahmad Yani. Jalan Sumpah Pemuda dinilai rawan karena kondisinya naik turun dan minim penerangan. Untuk Jalan Ir Sutami sering digunakan untuk tempat parkir dan dilalui kendaraan berat.
"Kami akan berkoordinasi dengan dengan pihak dan mengintensifkan patroli anggota untuk memantau kawasan tersebut," tandasnya.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya