Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pasar Inpres Terbakar di Sintang Kalbar, Kerugian Ditaksir Rp10 miliar

Pasar Inpres Terbakar di Sintang Kalbar, Kerugian Ditaksir Rp10 miliar Kebakaran di Pasar Inpres Sintang. ©Istimewa

Merdeka.com - Pasar Inpres Junjung Buih di Jalan Partisipasi, Tanjung Puri, kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, terbakar dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa itu. Belasan ruko dilaporkan hangus, dan kerugian sekitar Rp 10 miliar.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 01.50 WIB. Berkobarnya api di pasar yang berada di kompleks Pasar Inpres itu, tercatat sebagai kejadian kedua kalinya.

Tidak kurang dari 14 pintu bangunan ruko, mulai dari apotek, toko pakaian, toko buku, warung kopi hingga dengan toko sayur, ludes terbakar.

Keterangan saksi mata di lokasi kejadian, sebelum berkobarnya api, terdengar letupan di antara dua ruko yang terbakar, disusul kepulan asap sehingga menjadi kobaran api. Pemadam diterjunkan dari Pemkab Sintang, dan juga satuan pemadam lainnya, berhasil memadamkan api sekira pukul 04.30 WIB.

Kendati demikian, kebakaran yang berdekatan dengan RSUD Ade M Joen Sintang, sempat membuat panik pasien yang sedang dirawat, dan diungsikan sementara ke kantor Bupati Sintang.

Pagi ini tadi, Bupati Sintang Jarot Winarno, meninjau lokasi kebakaran. Dia menerangkan, kebakaran kali ini adalah kejadian kedua kalinya

"Kesimpulan saya, adalah kebakaran tidak menjadi pelajaran bagi kita untuk tidak waspada. Instalasi listrik juga belum begitu diperhatikan, dan penyidik (kepolisian) diharapkan mengungkap apa penyebab kebakaran ini," kata Jarot, kepada wartawan, Sabtu (30/1).

Kendati demikian, kedepan, Jarot memastikan Pemkab akan memperbaiki kondisi pasar. Mulai dari hidran, hingga pembenahan instalasi listrik.

"Saya turut prihatin dengan kejadian kebakaran ini. Kita siap memfasilitasi, mempermudah izin mendiri bangunan, tetapi harus dibenahi. Karena lokasi kejadian sangat dekat dengan rumah sakit (Ade M Joen)," kata Jarot.

Sementara Kasi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran, Bidang Kebakaran Satpol PP Kabupaten Sintang Agus mengatakan, tim Damkar yang diterjunkan, memblokade api agar tidak merembet ke kantor perbankan.

"Sebab kebakaran, belum bisa dipastikan Kerugian mencapai lebih Rp10 milliar, dan korban jiwa serta luka tidak ada. Rumah sakit aman, termasuk kantor BNI aman," kata Agus. (mdk/rhm)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP