Pasar Harjodaksino Solo Kembali Dibuka, Sejumlah Pengunjung Tidak Pakai Masker
Merdeka.com - Pasar Harjodaksino, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Danukusuman, Serengan, Kota Solo, mulai beroperasi kembali, Senin (2/11) pagi. Pasar yang akrab disebut Pasar Gemblegan itu mulai dipenuhi pedagang, baik kios maupun los, serta ratusan pedagang oprokan di Jalan Dewi Sartika.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pasar sembako dan kebutuhan rumah tangga lainnya tersebut ditutup sejak pekan lalu, akibat sejumlah pedagang dan karyawan terpapar corona. Bahkan salah satu pedagang yang sebelumnya sakit, meninggal dan hasil swab dinyatakan positif.
Pantauan merdeka.com, ratusan pedagang kembali memenuhi pasar. Jual beli dilakukan para pedagang dan pembeli.
"Alhamdulilah pasar Gemblegan sudah dibuka lagi. Saya berharap tak ada kasus lagi, itu pasti kami yang rugi. Kami juga berharap pedagang lain tertib mematuhi protokol kesehatan, biar aman," ujar Isminah, salah satu pedagang beras dan sembako kepada merdeka.com.
Para pedagang, lanjut dia, menyayangkan kasus seperti ini muncul lagi. Karena para pelanggan takut dan tidak kembali. Menurut dia, yang pertama kasus dulu langganan belum banyak yang balik. Ia berharap kondisi normal, dan pasar kembali ramai.
"Bakul-bakul (pembeli langganan/kulakan) saya banyak yang tidak kembali pas kasus pertama dulu. Semoga kondisinya cepat normal dan ramai lagi," katanya.
Lurah Pasar Harjodaksino, Listianto membenarkan, hari ini mulai pukul 00.00 WIB penutupan Pasar Harjodaksino akibat Covid-19 berakhir.
"Ini sudah kita buka lagi, pedagang bisa kembali berjualan," katanya.
Pada hari pertama pasar dibuka, baru 60 persen pedagang yang berjualan. "Sebagian kios dan los masih tutup karena mereka tidak tahu kalau hari ini (Senin) pasar sudah dibuka lagi," kata dia.
Sebelum pasar dibuka, kata dia, pada Minggu kemarin dilakukan penyemprotan disinfektan. Kemudian pada pukul 12.00 WIB pedagang diberikan kesempatan memasukkan barang dagangannya ke dalam pasar.
"Yang masih tutup rata-rata mereka pedagang luar kota yang tidak ikut grup WhatsApp Pasar Harjodaksino," pungkas dia.
Sementara itu pantauan di Jalan Dewi Sartika, sejumlah pengunjung nampak tidak mengenakan masker atau membawa masker namun tidak tepat penggunaannya. Namun sayang tidak ada petugas keamanan maupun petugas pasar yang mengingatkan mereka.
"Tadi lupa enggak bawa mas, buru-buru soalnya, biasanya juga bawa dan pakai," kilah Sarju, warga Sukoharjo yang sedang berbelanja sayur.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya